Manado, KOMENTAR.ID
Publik mendesak Polresta Manado agar tidak melepaskan truk berwarna merah dengan pelat DB 8219 AV yang tertangkap tangan diduga melakukan praktik ilegal penimbunan BBM solar bersubsidi, seperti sebelum-sebelumnya diduga ada info barang bukti dan pelaku sengaja di lepas agar mendapatkan keuntungan.
Truk tersebut diamankan dalam Operasi DIAN hari keempat, Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 10.30 Wita, setelah ditemukan dua tandon berisi total 1.500 liter solar yang diduga akan disalahgunakan.
Kasi Humas Polresta Manado, Iptu Agus Haryono, membenarkan adanya penangkapan tersebut.
“Benar, satu truk warna merah DB 8219 AV diamankan bersama dua tandon berisi 1.500 liter solar dan satu terduga berinisial A,” ujarnya singkat, Rabu (8/10/2025).
Temuan ini menambah daftar panjang kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah hukum Polresta Manado. Dalam tiga hari sebelumnya, tim Resmob Polresta telah menggagalkan dua kasus serupa dengan total lebih dari 1.200 liter solar dan pertalite yang diamankan sebagai barang bukti.
Kasus pertama terjadi Sabtu (4/10/2025) malam di Jalan Tateli, Kecamatan Mandolang, saat Tim Bravo Resmob mengamankan EFN (35), warga Kairagi II, bersama 13 galon pertalite total 455 liter tanpa izin resmi. Sementara sehari sebelumnya, Jumat (3/10/2025) dini hari, Tim Alpha Resmob menggagalkan penimbunan 750 liter solar subsidi di Kelurahan Ternate Tanjung, Kecamatan Singkil.
Kanit Resmob Polresta Manado, Ipda Sulthan Shafan Jhari, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan ketat terhadap peredaran BBM bersubsidi.
“Setiap laporan masyarakat kami tindaklanjuti. Semua barang bukti dan pelaku sudah kami amankan untuk proses hukum di Unit IV Reskrim,” katanya.
Meski demikian, sejumlah kalangan berharap agar Polresta Manado tetap konsisten dan tidak mengeluarkan truk merah DB 8219 AV dari tempat penahanan barang bukti sebelum proses hukum tuntas.
“Kasus seperti ini tidak boleh berhenti di tengah jalan. Penegakan hukum harus tegas agar tidak ada lagi praktik curang yang merugikan negara dan masyarakat kecil,” ujar salah satu pemerhati sosial di Manado.
Dengan total lebih dari 2.700 liter BBM bersubsidi berhasil diamankan hanya dalam empat hari, masyarakat menilai langkah Polresta Manado patut diapresiasi. Namun, komitmen menjaga integritas penegakan hukum akan benar-benar terlihat bila truk merah dan pelakunya benar-benar diproses tanpa kompromi.
[Johnla]






