Kantor Bupati Sangihe
Tahuna, KOMENTAR.ID
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi membuka seleksi terbuka (Selter) sembilan jabatan eselon II atau pimpinan tinggi pratama.
Meski hanya bersifat pengisian untuk
jabatan eselon II yang lowong, namun agenda seleksi kali ini bakal seru dan mengundang reaksi publik, mengingat hal ini sudah lama dinantikan sejak pelantikan Bupati Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari (TUARI) bulan Pebruari lalu.
Ada beragam tanggapan sejumlah kalangan terkait pengisian jabatan eselon II ini, mulai dari konsistensi pemerintahan TUARI melepas dampak Pilkada dengan benar-benar mengedepankan merit sistim, ataukah akan tetap terjebak pada politik balas jasa pendukung dan tim sukses, atau mungkin saja ada hal tak terduga lainnya.
Menurut Pengamat Politik dan Pemerintahan Sangihe, Fentje Janis, pergantian pejabat eselon II tidak hanya berdampak besar pada perjalanan pemerintahan TUARI dalam mamanage roda pemerintahan kedepan, tapi juga soal pemenuhan mekanisme aturan serta bersentuhan langsung dengan nyali sang pemimpin muda Michael Thungari, yang meski minim pengalaman dalam hal mutasi pejabat pimpinan pratama, namun diharapkan mampu menciptakan lonjakan sistim birokrasi yang terukur.
“Semoga tidak ada tekanan kepentingan, sehingga pak Bupati bisa nyaman menentukan pejabat yang berkualitas dalam kabinet perdananya, murni sesuai hasil seleksi,” ujar Fentje dalam diskusi ringan dengan Tim Mebaweke di Taman Kota Tahuna, Rabu (08/10/2025)
“Semoga juga tidak ada lagi kejadian gugat menggugat ke PTUN, atau komplen ke BKN, seperti yang pernah terjadi pada pemerintahan sebelumnya,” sambung mantan anggota DPRD Sulut ini.
Dari unsur Tim Mebaweke, Gambatte Asril menyebut, sukses pengisian pejabat eselon II perdana ini akan memuluskan tahapan mekanisme roling eselon II yang siap menyusul, sebab bukan rahasia lagi jika dampak roling akan lebih meluas dari sekedar pengisian jabatan lowong.
“Kam berharap mulai dari pengisian sembilan jabatan lowong sampai ke tahapan roling bisa berjalan mulus,” ujar wartawan senior perbatasan ini.
Sementara itu, ada sembilan jabatan eselon II yang bakal terisi, yakni :
- Kepala Inspektorat
- Badan Keuangan dan Pendapatan
- Dinas Pekerjaan Umum
- Dinas Kependudukan
- Dinas Kelautan Perikanan
- Dinas Kominfo
- Dinas Lingkungan Hidup
- Dinas Koperasi dan UMKM
- Satpol PP
{PeyKID}






