Manado, KOMENTAR.ID
Publik Sulawesi Utara patut berbangga. Sebuah prestasi baru dari institusi kepolisian, seorang perempuan pertama kali menyandang status Inspektur Jenderal (Irjen) Pol.
Perempuan itu adalah perempuan berdarah KawaIrjen Pol Dr Rinny Shirley Theresia Wowor SIK. Penerimaan kenaikan pangkat Irjen Rinny Wowor dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Ruang Rapat Utama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (23/5).
Kenaikan pangkat ini merupakan bagian dari promosi terhadap 49 perwira tinggi Polri, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang mengatur kewenangan Kapolri dalam pengembangan karier anggota Polri, termasuk promosi jabatan dan kenaikan pangkat.
Penelusuran redaksi, Rinny Wowor adalah wanita kelahiran Bogor 2 Mei 1967.
Ia telah mengabdikan hidupnya untuk kepolisian selama lebih dari tiga dekade. Lulusan Seba Polwan 1988 dan Setukpa 1997 ini berpengalaman dan memiliki disiplin ilmu psikologi. Karena itulah dia adalah aset berharga di SSDM Polri. Di pernah menjabat sebagai Kasubbag Litpsi Bagpsipol Biro Psikologi.
Rinny juga merupakan polisi wanita pertama yang berhasil meraih gelar doktor bidang psikologi dari Universitas Indonesia.
Beberapa tokoh Sulut mengapresiasi pencapaian Irjen Pol Dr Rinny Shirley Theresia Wowor SIK.
“Kita pantas berbangga. Dan itu boleh jadi inspirasi bagi kaum muda khususnya kaum wanita dari Sulut,” ujar Ketua Umum Aliansi Kabasaran Seluruh Indonesia Stephen Babe Liow.
Dia mengajak generasi muda khususnya perempuan untuk berani bermimpi dan menjadikan Rinny Wowor sebagai teladan hidup.
“Beranilah bermimpi untuk masa depan. Tapi juga diikuti dengan disiplin dan kerja keras demi cita-cita,” pesan Babe.
Irjen Rinny diketahui pernah menjalani penugasan khusus sebagai Pati Baintelkam Polri yang diperbantukan ke Badan Intelijen Negara (BIN). Pengalamannya yang luas, dedikasi tanpa pamrih, serta integritas tinggi menjadikannya pilihan tepat untuk penugasan strategis tersebut.
Berikut masa Jabatan Irjen Rinny:
* Pama Dispsi Polri (1998)
* Psikolog Pratama I Ropsi Polri (2002)
* Kaur Bag Psipol (2010)
* Kasubbaglekpsi Bagpsipers Ro Psi SSDM Polri (2014)
* Kasubbag Litpsi Bagpsipol Biro Psikologi SSDM Polri (2018)
* Pamen Baintelkam Polri (Penugasan pada BIN) (2019)
* Pati Baintelkam Polri (2023)
Irjen Rinny juga ternyata aktif dalam dunia kepenulisan. Pada tahun 2020, ia turut menyusun buku “Polwan untuk Negeri: Bunga Rampai Pemikiran dan Pengalaman yang Menginspirasi”, bersama sejumlah perwira wanita Polri lainnya. Buku ini menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Polwan dalam mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan profesional.
Di balik karier gemilangnya, Rinny memiliki pasangan hidup yang juga mantan perwira tinggi Polri, Irjen (Purn) Yazid Fanani, yang pernah menjabat Kapolda Jambi dan Gubernur PTIK. Pasangan ini dikenal luas sebagai teladan dalam menggabungkan karier profesional dan kehidupan keluarga yang harmonis, serta aktif dalam kegiatan sosial dan pembinaan mental spiritual bagi anggota Polri dan masyarakat.
“Kenaikan pangkat Irjen Rinny Wowor bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga simbol kemajuan kesetaraan gender dalam tubuh Polri. Prestasi ini sejalan dengan semangat reformasi kultural Polri dan komitmen institusi terhadap peningkatan peran perempuan dalam struktur kepemimpinan,” komentar Ketua Manguni Indonesia Hes Sumual. (kim)






