Manado, KOMENTAR.ID
Pilwako Manado telah selesai melalui tahapan pleno yang digelar KPU Manado kemarin (02/12). Adapun hasil dari pleno menetapkan Pasangan Andrei Angouw dan dr Richard Sualang menjadi jawara dalam perhelatan tersebut, dengan mengantongi suara sah 107, 258.
Ditetapkan langsung oleh Ketua KPU Manado Ferley Kaparang SH MH, dengan Berita acara Nomor 384/PL/.02.6/7171/2/2024 Tentang Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di Tingkat kota Manado. Pasangan AARS unggul signifikan di 8 Kecamatan dengan total suara diperkirakan 107,208 atau 48,97 persen, diikuti pasangan Jimmy Rimba Rogi – Ivan Lumentut di posisi kedua dengan perolehan 97.564 suara prosentase 44,51 persen, di posisi ketiga pasangan Benny Parasan – Bobby Daud, 12.501 suara dengan prosentase 5,71 persen, di posisi terakhir pasangan penggembira Audy Karamoy dan Lucky Datau dengan perolehan 1.839 suara prosentase 0,84 persen. Diwawancarai usai Pleno, Ferley Kaparang memberikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara, baik komisioner dan juga Bawaslu dan Panwascam, serta KPPS dan Unsur TNI/Polri.
“Tentunya terima kasih kepada semua semua pihak yang sudah mendukung kami penyelenggara, kepada teman-teman aparat kepolisian yang sigap selalu mengamankan proses ini.
Selama tiga hari ini tidak mudah memang, tapi demi suksesnya demokrasi kita harus tetap konsisten,” ujar Kaparang. Disisi lain, Ferley menanggapi terkait walk out saksi paslon nomor urut tiga yakni Imba-Ivan, yang tidak menerima hasil rekapitulasi tersebut dan enggan menandatangani berita acara.
“Memang proses ini penuh dengan dinamika, soal saksi Paslon nomor urut tiga yang menolak tandatangani berita acara dan menolak D hasil, tapi hanya lisan dan tidak memasukkan dalam form keberatan,” tambah Ferley.
Ia sendiri menegaskan bahwa sikap dari saksi Paslon tersebut tidak berpengaruh dalam proses rekapitulasi. “Apapun keputusan dari saksi tentu kami hormati, namun sesuai dengan regulasi itu tidak menjadi penghalang proses rekapitulasi yang berjalan, karena sesuai dengan PKPU 18 itu dimungkinkan,” kuncinya.
[Kid/rol]






