Bikin Jatuh Harga Diri Kepolisian, Polda Didesak Borgol Yobel Lengkey Bawa ke Sel

Ratatotok, KOMENTAR.ID – Tindakan Yobel Lengkey yang terang terangan memutus police line di lahan sengketa Tumalinting, Ratatotok 1, Minahasa Tenggara. Padahal status lahan itu masih dalam perkara berjalan dan belum mendapat putusan hukum tetap.

Tindakan Yobel ini seperti menampar wajar Kapolda Sulut yang dianggap sudah berwibawa lagi. Yobel sejatinya adalah pelaku PETI yang mengacak acak lahan milik lelaki Adi yang berdasarkan register dan bukti bayar pajak.

Read More

Karena merasa banyak uang dari hasil tambang ilegal, Yobel menyumbat mulut hakim-hakim hingga mendapat putusan menang di pengadilan tingkat pertama. Perkara ini lanjut di tingkat kasasi di MA. Ironisnya saat perkara belum tuntas, Yobel begitu agresif hingga memutus police line kepolisian.

Aparat kepolisian dianggap sudah tidak lagi berwibawa karena Yobel Lengkey, si pelaku PETI sesuka hati merusak police line yang merupakan tindakan hukum aparat.”Yobel yang kasih putus garis pembatas. Kalau tidak ditangkap, boleh jadi polisi tunduk ke Yobel,” sergah salah satu saksi di lokasi Tumalinting.

Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI), di Kabupaten Minahasa Tenggara masuk di lahan perkebunan Tumalinting, Ratatotok Satu, wilayah kecamatan Ratatotok. Aktivitas ini praktis tidak bisa dicegah Kepala Desa, Camat, bahkan, Bupati. Bahkan muncul dugaan ada oknum di pemerintahan dan kepolisian yang memback up PETI di lokasi itu.

Hal itu memicu eskalasi kerusakan hutan yang terus meluas bahkan mengancam hajat hidup masyarakat sekitar. Ancaman yang paling nyata adalah potensi banjir bandang, tanah longsor di musim hujan dan krisis air bersih di musim kemarau termasuk pencemaran zat zata kimia yang meluncur dari buangan air rendaman emas.

“Pada prinsipnya, polisi tidak lagi berwibawa. Masakan masyarakat boleh memutus police line yang merupakan simbol kekuasaan aparat penegak hukum. Seberapa berkuasanya Yobel Lengkey sampai polisi tidak berdaya,” kritik Harianto, aktivis lingkungan Sulut. (kim)

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts