
Manado, KOMENTAR.ID
Calon Gubenur Sulut Yulius Selvanus Komaling dan pasangannya Viktor Mailangkay (YSK-Victory) terus meningkatkan konsolidasi dan ekspansi dukungan. Data redaksi, YSK – Victory sudah meraup persentasi elektabilitas di angka 14,5 % atau berada di posisi ketiga setelah Steven Kandouw – Denny Tuejeh (SK-DT ) dan Elly Lasut – Hanny Pajouw (E2L-HJP). Pertumbuhan elektabilitas YSK-Victory sebulan terakhir dilihat juga dari masifnya deklarasi dukungan masyarakat baik kelompok perangkat desa, ASN dan penambang rakyat yang memutuskan mendukung calon pilihan Prabowo Subianto dari Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Aktivis Demokrasi Sulut Jeffrey Sorongan memperkirakan YSK-Victory masih berpotensi menaikan elektabilitas dari 14,5 % hingga 22 % di Pilkada 27 November 2024 nanti.
“Dengan dukungan elektabilitas yang terus menanjak, kita perkirakan YSK-Victory finish ketiga dengan perolehan persentasi suara sah 20 persen atau diatas 20 persen dan di bawah 25 persen.
Sorongan menyebut, masyarakat Sulut sudah memiliki pilihan sendiri kendati diguncang isu intimidasi ataupun marketing politik yang menyinggung eksklusifitas pilihan Prabowo.
“Kalaupun benar ada intimidasi aparat, itu hanya 2 persen jumlah pemilih. Intimidasi itu cuma mainan atas bukan akar rumput. Tidak berpengaruh apa-apa. Karena masa SK- ADT itu jelas dan sulit digeser. Kemudian masa E2L-HJP juga militan. YSK – Victory hanya boleh mengambil swing voters di desa-desa atau daerah terluar. Sedangkan masyarakat kota agak susah karena kecerdasan dan akal sehat masyarakat kota populer dengan keputusan yang matang dan sulit diubah apapun alasannya,” terang Sorongan. (kim)






