Tahuna, KOMENTAR.ID
Bukan rahasia lagi jika PDIP Sangihe memiliki sejumlah figur potensial yang dipersiapkan maju pada Pilkada Tahun 2024, di antaranya Fransiscus Andi Silangen dan Hironimus Rompas Makagansa.
Wajar jika nama kedua kader Banteng Moncong Putih ini mencuat Cabup, bahkan terkesan ada ‘persaingan’ terselubung.
Sebab tak bisa dipungkiri baik Ompa maupun Andi, sapaan akrab keduanya, sama-sama punya kompetensi dan rekam jejak diatas rata-rata dengan kader lainnya di Sangihe, apalagi Ompa saat ini menahkodai DPC PDIP Sangihe serta Andi menjabat Ketua DPRD Sulawesi Utara.
Nah, kerena tinggal setahun lagi perhelatan Pilkada akan dilaksanakan dan PDIP bakal jadi salah satu parpol yang berpeluang menang, tentunya tak ada salahnya jika kita mengetahui tanggapan kedua kader potensial PDIP ini.
Diawali dengan tanggapan Ompa yang ditemui beberapa waktu lalu, menyusul dukungan kepadanya yang terus mengalir, Ompa lidak langsung mengiyakannya, sebab bagi dirinya untuk menjadi calon bupati itu adalah penugasan partai bukan keinginan, lagi pula sesuai dengan instruksi partai, jangan dulu bicara pilkada tapi urus dulu pilpres dan pileg.
“Kalau pilpres dan pileg sudah aman baru kita bicara pilkada. Jadi kita sudah sepakat jangan dulu bicara pilkada karena ketika kita bicara pilkada justru akan terbengkalai pilpres dan pileg,” kata Ompa.
Disentil soal peluang dirinya yang notabene ketua partai untuk maju di pilkada, lagi Ompa memberi respon datar, katanya, baiknya harus berkaca dulu dari hasil pileg, sebab rekomendasi partai bagi calon bupati bisa turun jika salah satu syarat hasil perolehan suara pileg yang signifikan dapat terpenuhi.
“Kalau hasil pileg kita hanya 5 kursi seperti saat ini, itu artinya kita tidak meningkat, dan tentunya ketua partai tidak akan dapat rekomendasi jadi cabup. Tapi jika kita bisa melampauinya secara signifikan bahkan lebih dari separuh, tentunya ketua umum ibu Megawati akan tanya siapa ketua partainya bukan menanyakan bupati atau walikotanya,”ujarnya.
“Jadi kalau ada ketua partai mau jadi Cabup, urus dulu pileg dan pilpres, kalau kita di Sangihe mampu meraih kursi hingga 10 kursi itu akan lebih baik,” tambah mantan Bupati Sangihe periode 2011-2017.
Sementara itu hal senada juga dilontarkan Andi saat ditemui terpisah. Menurutnya PDIP punya mekanisme tersendiri dalam merekrut Cabup, diantaranya lewat survei serta beberapa persyaratan yang ditentukan partai.
“Tapi untuk saat ini kita fokus dulu kerja-kerja sebaik mungkin untuk masyarakat dan daerah kita, kalau soal Cabup itu rananya partai,” ucap Andi.
Namun ketika beberapa wartawan mendesak apakah dia nantinya akan ke eksekutif, entah Cabup atau Cawagub, Andi dengan ciri khas religiusnya mengatakan, semua itu menjadi rancangan Tuhan bukan kehendak manusia.
“Kita berserah saja kepada Tuhan, sebab ketika Tuhan sudah berkehendak tidak ada yang bisa menghalangi,” tutup suami dari Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe, Rinny Tamuntuan ditemui disela kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan di ruang Serbaguna Rudis Bupati, Minggu (26/01/2023).






