Minut, KOMENTAR.ID
Berbagai catatan membanggakan yang ditorehkan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) di bawah komando Bupati Joune JE Ganda SE MAP MSi MM dan Wakil Bupati Kevin W Lotulong SH MH (JGKWL), ikut mendapat pengakuan dari pemerintah provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Ini nampak lewat pernyataan Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandouw, ketika mewakili Gubernur Olly Dondokambey menghadiri perayaan 2 tahun kepemimpinan JGKWL di salah satu pantai yang menjadi destinasi sekaligus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Pulisan, di Kecamatan Likupang Timur.
“Dua tahun memimpin Kabupaten Minahasa Utara, Pak Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, telah menunjukkan kemampuan yang hebat di mana mampu mencatatkan sejumlah prestasi,” kata Kandouw, di sela-sela memberi sambutan, Senin (27/2/2023).
Capaian tersebut, sambung dia, bukan hanya sebatas apa yang diucapkan, namun telah dibuktikan lewat terobosan dan ragam inovasi.

“Ini yang tentunya kami pemerintah provinsi sangat apresiasi, di mana komunikasi serta koordinasi terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, sehingga arah kebijakan pun selalu searah dengan visi misi baik dengan pemerintah pusat maupun kami di provinsi,” ujar orang nomor 2 di tanah Nyiur Melambai ini.
Mengacu pada capaian yang telah dicapai sejauh ini, politisi PDIP yang sebelumnya pernah mendapat mandat sebagai Ketua DPRD Sulut ini mengimbau para kepala OPD agar lebih inovatif dalam menjalankan tanggung jawabnya.

“Jangan sampai Pak Bupati dan Wakil Bupati sudah lari kencang, terus teman-teman OPD hanya jalan lambat atau bahkan jalan di tempat,” pesannya.
“Kemudian, tidak kalah penting adalah jangan sampai keterbatasan anggaran menjadi alasan OPD tidak bekerja. Kalau ada yang seperti itu, saya minta Bupati dan Wakil Bupati mengevaluasi terhadap kepala OPD yang mau bekerja hanya karena ada anggarannya,” sambungnya.

Sementara itu, Bupati Minut Joune JE Ganda yang didampingi Wakil Bupati Kevin W Lotulung, nampak enggan mengomentari perihal apresiasi yang telah disampaikan pemerintah provinsi.
“Pada prinsipnya kami hanya boleh bekerja semaksimal mungkin. Soal kemudian mendapat apresiasi, saya kira itulah yang boleh kami tunjukan ke publik dan publiklah yang menilai,” kata Ganda.
Meski demikian, diakuinya jika prestasi yang diraih selama 2 tahun memimpin Kabupaten Minut, itu tak lepas dukungan semua elemen masyarakat yang ada di bumi Klabat.

“Kalau bukan dukungan semua elemen masyarakat, tak terkecuali Pak Gubernur bersama jajaran yang terus memberi arahan, saya yakin kami akan kesulitan menorehkan catatan membanggakan sebagaimana penilaian Pak Wakil Gubernur tadi,” aku salah satu kepala daerah berprestasi ini.
Di satu sisi, ia juga tak menampik kalau di masa pemerintahan JGKWL, masih banyak pula program yang belum dicapai.
“Kami diperhadapkan dengan COVID-19, kemudian disambung dengan masalah inflasi, dan kini ancaman resesi ekonomi. Belum lagi harus menata pengelolaan keuangan daerah yang di awal kepemimpinan kami mendapat predikat Tidak Wajar dari BPK,” ujarnya.

Meski begitu, bukan berarti pihaknya harus pasrah dengan kondisi yang boleh dibilang mengimpit.
“Kami terus berusaha survive (baca: bertahan) sambil terus berusaha membuat inovasi dan puji Tuhan, paling tidak publik boleh melihat hasilnya saat ini,” sebutnya.
Adapun beberapa catatan mentereng yang ditorehkan Pemkab Minut di bawah kepemimpinan JGKWL di antaranya:
- Terbaik dalam hal penerapan e-katalog se Indonesia.
- Laju inflasi jauh lebih rendah dibanding inflasi nasional.
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Minut lebih tinggi dibanding IPM nasional maupun provinsi.
- Kabupaten dengan nilai investasi tertinggi di Sulut bahkan mengalahkan pemerintah provinsi.
Terkait perayaan 2 tahun kepemimpinan JGKWL, selain dihadiri Wakil Gubernur, nampak hadir pula Ketua TP PKK Rizya Ganda-Davega, ketua DPRD Denny K Lolong SSos bersama beberapa anggota DPRD Minut, unsur Forkopimda, para pejabat eselon II dan III, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kegiatan dimeriahkan pula dengan sejumlah games yang tujuannya adalah melatih kekompakan bupati, wakil bupati serta para kepala OPD.
#Eksplore Likupang
[advetorial]






