Balai Diklat Kemenkumham Sulut Fasilitasi Pelatihan 40 Pegawai Kantor Keimigrasian

Bitung, KOMENTAR.ID

Kurang lebih 40 pejabat dan pegawai kantor Keimigrasian dari berbagai daerah di Indonesia Timur mengikuti pelatihan di Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Hukum dan HAM Sulawesi Utara (Sulut), di Kota Bitung. Adapun kegiatan yang akan berlangsung selama 7 hari yakni 4-10 Juni tahun 2023 ini dibuka  Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Hukum dan HAM Sulut, Dr Ronald Lumbuun SH, MH, secara virtual.

Dalam sambutannya Kakanwil mengatakan bahwa Kementerian Hukum dan HAM memberi atensi penuh terhadap pengembangan kompetensi para pegawai di setiap jajaran.

Salah satu bukti nyata ialah digelarnya Pelatihan Teknis Tata Kelola Teknologi Informasi (IT- Govermance) Keimigrasian saat ini.

“Selain pelatihan, pengembangan kompetensi juga dilakukan dengan cara beragam dan lebih luas lagi, dengan harapan tidak hanya bermuara pada teori, namun juga sampai kepada praktek,” kata Lumbuun, dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan, Senin (4/6/2023).

Lebih spesifik lagi ia menyebutkan pelatihan teknis tata kelola teknologi informasi terhadap pegawai dan pejabat Keimigrasian merupakan bagian dari integrasi corporate university yang diharapkan mampu mewujudkan IT govermance.

“Lewat pelatihan ini kita berharap ke depan akan melahirkan aparatur sipil negara yang handal dan mampu menjalankan tata kelola yang baik khususnya ketika memanfaatkan teknologi aplikasi dalam menunjang pelayanan publik,”  harapnya.

Foto bersama para peserta dengan para pejabat Balai Diklat Kemenkumham Sulut usai kegiatan pembukaan.

Sementara itu, Kepala Balai Diklat Sulut, Wahju Prihandono, SH, MH, melalui Kepala Seksi Penyelenggara, Abdul Majid Ode, SH, dalam laporannya mengatakan, kegiatan dengan model pembelajaran klasikal ini melibatkan sejumlah narasumber yang kompeten pada bidangnya masing-masing yang meliputi: Direktorat Jenderal Imigrasi, Pusat Data Informasi Sekretariat Jenderal dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulut.

“Ada juga narasumber mewakili akademisi kita ambil Fakultas Teknis Universitas Sam Ratulangi,” sebut Ode.

 Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Majid ini berharap, setelah mengikuti pelatihan ini para peserta mampu melaksanakan tugas-tugas dalam bidang teknologi informasi keimigrasian dengan baik.

“Tentunya, yang paling utama diharapkan ialah terwujudnya good govermance dan clean government,” tutupnya.

Berikut daftar peserta pelatihan yang merupakan keterwakilan dari 10 daerah di Indonesia Timur:

  1. Sulawesi Utara: 4 Orang

  2. Sulawesi Selatan: 4 Orang

  3. Sulawesi Barat: 4 Orang

  4. Sulawesi Tengah: 4 Orang

  5. Sulawesi Tenggara: 4 Orang

  6. Gorontalo: 4 Orang

  7. Maluku: 4 Orang

  8. Maluku Utara: 4 Orang

  9. Papua: 4 Orang

  10. Papua Barat: 4 Orang

[kid/ein]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts