Manado, KOMENTAR.ID
Keputusan Pengurus DPD I Partai Golkar Sulut, untuk memberhentikan James Arthur Kojongian (JAK) dari Wakil Ketua DPRD Sulut dinilai tepat.
Hal itu diungkapkan salah-satu Kader Golkar kepada media ini Rabu (12/4).
Menurutnya, Golkar jangan pertahankan kader bermasalah.
“Saya kira keputusan itu tepat meski terlambat, karena sudah jelas mempermalukan partai, karena kejadian sudah berulang dan viral. Jangan pertahankan kader seperti itu,” tegas Terry Umboh.
Umboh menambahkan bahwa jelang ajang legislatif tahun 2024, bisa dipastikan kepercayaan masyarakat kepada Golkar akan menurun.
“Golkar pasti punya visi dan misi jelang perhelatan demokrasi nanti, jadi akan punya pengaruh besar jika dipertahankan. Tambah lagi, kader tersebut sudah tentu tidak akan laku lagi,” tutur mantan pengurus AMPG itu.
Menariknya, Ia meminta DPD Golkar untuk mengambil tindakan lebih tegas, guna memberikan jaminan kepercayaan bagi masyarakat.
“Baiknya penindakan tidak stengah-stengah. Banyak kader yang mampu menjalankan tugas dengan baik, serta sesuai jalur partai. Kalau perlu PAW,” selorohnya.
Meski begitu, Umboh berkeyakinan internal Golkar bisa mengatasi persoalan tersebut.
“Saya yakin Ibu CEP bijak melihat persoalan ini,” tandas Umboh.
Sementara itu, Ketua DPD I Golkar Sulut Tetty Paruntu belum bisa dihubungi media ini untuk lakukan wawancara.
[Kid/rol]






