Manado, KOMENTAR.ID
James Arthur Kojongian atau lebih dikenal dengan JAK dengan tegas membantah telah melakukan penganiayaan kepada seorang perempuan.
Bahkan JAK mengaku bahwa tidak tahu menahu terkait rekaman video yang sempat viral beberapa waktu lalu.
“Saat itu hari minggu ya, saya sebagai Kristen umat yang percaya merayakan paskah. Dan senin juga paskah kedua, saya melihat video itu jam 8 malam. Saya bisa tegaskan disini tidak kekerasan ataupun penganiayaan,” ujar JAK usai konpers bersama awak media Selasa (11/4).
JAK sendiri mengaku tidak ingat kapan penayangan vidio berdurasi 50 menit itu.
“Tentang video itu mungkin sudah waktu yang lampau, saya juga lupa kapan itu ditayangkan,” terang Ketua AMPI Sulut itu.
Diketahui saat ini, JAK telah di nonaktifkan dari posisi Wakil Ketua DPRD Sulut, sesuai rapat pleno DPD I Partai Golkar Sulut.
(Net)






