Belum Banyak Orang Tahu, Ada Potensi Usaha Menjanjikan di Pesisir Pantai Kema Minahasa Utara

Minut, KOMENTAR.ID

Bukan rahasia lagi kalau Kecamatan Kema merupakan salah satu sentra perikanan di Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Namun demikian, ternyata ada lagi potensi usaha menjanjikan yang sekaligus boleh mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di wilayah tersebut yang belum tergarap maksimal.

Hal ini turut dibenarkan Kepala Dinas Kelautan Perikanan Minut, Ryke A A Lucas, saat ditemui di ruang kerjanya.

“Saya baru saja menerima kunjungan penambak udang tradisional yang melakukan kegiatan usahanya di pesisir wilayah Kema. Dari pertemuan tadi, kami dapat informasi adanya potensi usaha menjanjikan yang boleh dikembangkan di sana,” kata Ryke, Kamis (5/4/2023).

Potensi yang dimaksud, kata dia, adalah pengembangan usaha tambak udang yang prospek pendapatannya saat ini tergolong menggiurkan.

“Permintaan pasar sangat tinggi, begitu juga dengan harganya lebih dari seratus ribu per kilo. Apabila ini boleh dimaksimalkan, tentu akan sangat baik untuk menopang ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya sudah memikirkan langkah-langkah strategis guna memaksimalkan potensi tersebut, termasuk melakukan sosialisasi serta edukasi.

“Saya sudah instruksikan kepala bidang agar segera agendakan kegiatan ini. Kita akan sosialisasi sekaligus edukasi masyarakat di sekitar wilayah tersebut perihal peluang ekonomi di usaha tambak udang,” sebutnya.

Setelah itu, sambung dia lagi, masyarakat akan diarahkan untuk membentuk kelompok usaha guna penyaluran bantuan pemerintah.

“Bantuannya ada, hanya saja kita tidak bisa salurkan itu kalau tidak ada kelompok usahanya. Jadi, harus bentuk kelompok dulu,” ungkapnya.

Srikandi yang lebih memilih blusukan ketimbang habiskan jam kerja di ruangan ini yakin apabila peluang ini boleh tergarap, akan memberi dampak positif terhadap geliat ekonomi di masyarakat.

“Dengan kata lain, ini juga akan membuka kesempatan lapangan kerja baru bagi masyarakat, sekaligus tentunya menjadi penambah pendapatan,” simpulnya.

Sekedar diketahui, sebagaimana informasi yang didapat, pesisir wilayah memiliki area cocok untuk pengembangan tambak udang yang cukup luas.

Hanya saja, minat masyarakat mengembangkan potensi masih sangat minim. Karenanya Dinas Kelautan Perikanan akan coba fasilitasi lewat beberapa rencana aksi yang sudah dibuat.

Nah, saat ini baru 1 penambak udang yang coba mengembangkan usaha ini. Hanya saja, hasilnya belum maksimal lantaran masih kesulitan mendapatkan pakan.

Salah satu penyebabnya adalah usaha yang dikembangkan berstatus non kelompok alias mandiri sehingga tidak memenuhi syarat untuk diintervensi lewat program bantuan.

Maka dari itu, sesaat setelah mendapat informasi sehubungan dengan potensi usaha ini, Dinas Kelautan Perikanan Minut langsung gerak cepat mencari solusi.

Hebatnya lagi, tidak kalah menarik dengan potensi tambak udang, di sekitar lokasi tersebut juga terdapat kolam air asin yang cukup luas dikelilingi bakau yang juga bisa dikembangkan untuk wisata mangrove.

Di Kabupaten Minut sendiri, sejauh ini baru ada 1 usaha tambak udang yang rutin dapat bantuan pemerintah yakni di wilayah Kecamatan Wori.

[***/ein]   

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts