Minut, KOMENTAR.ID
Operasi Keselamatan Samrat 2023 telah selesai dilaksanakan Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Minahasa Utara (Minut). Tercatat ada 95 tindakan terdiri dari 7 tilang dan 88 teguran yang diambil personil Satlantas Polres Minut selama Operasi 7-20 Februari 2023.
Menariknya, dari total pelanggaran yang tercatat, semua ‘dikuasai’ oleh pelajar dan mahasiswa.
Hal ini sebagaimana disampai Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo melalui Kasatlantas, IPTU Julio J Tompoi SH, Kamis (23/2/2023).
“Ada tujuh pelanggaran yang kita tindak, semuanya dilakukan oleh siswa dan mahasiswa,” kata Julio.

Adapun jenis pelanggaran yakni tidak menggunakan helm saat berkendara.
“Untuk tujuh pelanggaran ini, semuanya adalah pengendara roda dua. Mereka tidak memakai helm,” sebutnya.
Menurutnya, kondisi sangat miris mengingat tingkat fatalitas kecelakaan di wilayah Minut tergolong tinggi.
“Yang disayangkan juga ternyata para pelanggar yang kita temui sepanjang operasi kemarin adalah orang-orang terpelajar,” sesalnya.
Ia pun berharap perilaku kurangnya kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas boleh ditekan sehingga angka kecelakaan berlalulintas juga boleh diminimalisir.
“Kemarin-kemarin kita juga sudah datangi beberapa sekolah, mengedukasi para siswa tentang pentingnya taat berlalu lintas. Semoga ke depan kegiatan itu memberi dampak positif terhadap perilaku berlalu lintas masyarakat Minut,” harapnya.
Sekadar diketahui, rata-rata usia para pelanggar lalulintas yang terjaring di Operasi Keselamatan kemarin di kisaran 16-20 tahun.
[***/ein]






