Tahuna, KOMENTAR.ID
Ada 4 kampung di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berkomitmen dan bekerja keras mewujudkan desanya menjadi Desa Mandiri, yakni Kampung Petta Barat, Utaurano, Kuma I dan Kampung Hesang.
Karena komitmen itu, 4 kampung tersebut mendapat penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT-RI).
Adapun indikator ataupun penilaian dari Indeks Desa Membangun (IDM) ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Sangihe Frans Porawow melalui Kepala Bidang Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat, John Benyamin mengatakan, ada tiga point penting yang jadi acuan dalam mewujudkan atau mencapai status sebagai Desa Mandiri, yakni faktor Sosial, Ekonomi dan Ekologi.
“Untuk Faktor sosial terdiri dari Pendidikan, Kesehatan, Modal Sosial dan Pemukiman. Sementara untuk faktor Ekonomi melibatkan Keragaman Produksi Masyarakat, Akses Pusat Perdagangan dan Pasar, Akses Logistik, Akses Perbankan dan Kredit serta Keterbukaan Wilayah. Sedangkan untuk faktor Ekologi antara lain terkait Kualitas Lingkungan, Bencana Alam dan Tanggap Bencana,”beber John,
Terkait penilaian lanjut dia, langsung oleh Kemendes PDTT-RI sesuai kriteria, dimana ada lima klasifikasi desa mulai yang paling bawah itu Desa Sangat Tertinggal, Desa Tertinggal lalu nanti naik menjadi Desa Berkembang, kemudian Desa Maju dan paling tinggi ialah menjadi Desa Mandiri.
“Kelebihan dari menjadi Desa mandiri ini, mereka mendapatkan fasilitas berupa pencairan dana desa dalam 2 tahapan saja sedangkan desa lainnya yang belum masuk klasifikasi Desa Mandiri tetap masih 3 tahapan pencairan,”jelasnya.
“Mereka juga mendapat alokasi kinerja yang baik. Dengan begitu akan mendapat tambahan dana berdasarkan penilaian alokasi kinerja yang dinilai langsung oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia,”tambah John.






