Sitaro, KOMENTAR.ID
Langkah cepat diambil Polres Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro) di Sulut, perihal dugaan penganiayaan terhadap tahanan yang dilakukan oleh oknum anggota. Hal ini nampak lewat pernyataan Kapolres Kepulauan Sitaro, AKBP Iwan Permadi, saat dikonfirmasi, Kamis (12/01/2023).
“Sudah, anggota tersebut sudah diamankan di ruang Patsus,” tulis Permadi lewat pesan singkat WA-nya.
Tidak hanya itu, untuk memperkuat pernyataan tersebut, ia juga melampirkan foto yang memperlihat seorang diduga anggota polisi yang disebut-sebut terlibat penganiayaan itu, berdiri di balik terali besi.
“Yang penting so lia,” tulisnya sesaat setelah menghapus foto itu.
Sekadar diketahui, quick respons itu bermula dari munculnya postingan ‘curhat’ di grup Facebook Public Sitaro oleh pemilik akun Intan S Muchsin.
Disinyalir sudah tidak tahu lagi mau mengadu ke siapa, Muchsin yang diduga adalah keluarga salah seorang tahanan Polsek di Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro), curhat di media sosial.
Dalam cuitannya ia mengungkapkan keberatan akibat salah satu anggota keluarganya yang berstatus tahanan di Polsek Siau Timur, mendapat perlakuan tidak wajar oleh oknum polisi.
“Apakah boleh seorang polisi melakukan tindak kekerasan terhadap tersangka kasus perjudian yang sudah 5 bulan ditahan di Polsek Siau Timur?” tulis Intan.
Lagi, dalam postingan tersebut ia menyebutkan jika saudaranya mengalami memar dan sakit di kepala.
“Mirisnya, pihak keluarga ingin melakukan visum tapi tidak diizinkan oleh polisi setempat,” bebernya.
Tidak sampai di situ, ia juga mengungkapkan jika penganiayaan yang diterima keluarganya terjadi tengah malam saat yang bersangkutan sedang tidur.
“Dapa injang sementara tidor jam satu tengah malam,” urainya sembari menyebutkan pihak kepolisian Siau Timur tidak memperkenankan membawa yang bersangkutan ke Puskesmas terdekat.
“Minta tolong kasiang yang tahu hukum,” kuncinya.
Sekadar diketahui, kini postingan ‘Curhat’ tersebut sudah tidak bisa ditemukan lagi karena sudah dihapus tidak lama setelah diposting.
[***/ein]






