Sitaro, KOMENTAR.ID
Sejumlah warga di Kampung Lamanggo, Kecamatan Biaro, menggerebek pasangan yang bukan suami-istri sedang berduaan di dalam kamar, Kamis (12/01/2023), sekitar pukul 01.30 dini hari. Belakangan diketahui 2 sejoli yang diduga pasangan selingkuhan itu ialah JB alias Nita dan DJ alias Dira.
Ironisnya, setelah dilakukan penelusuran, baik JB maupun DJ, keduanya sudah memiliki pasangan masing-masing.
Lebih ironis lagi, JB ternyata adalah seorang dokter yang kesehariannya melayani di Puskesmas setempat.
Sementara DJ adalah pegawai bank plat merah yang bertugas di Kecamatan Biaro.
Adapun kronologi penggerebekan tersebut bermula dari kecurigaan warga terhadap kedekatan keduanya yang dianggap sudah tak wajar.
Tidak ingin salah persepsi, beberapa warga kemudian menyampaikan perihal kecurigaan tersebut kepada mereka berdua.
Namun, hal itu langsung dibantah keduanya sembari menantang warga menunjukkan bukti.
Nah, sejak saat itu warga yang merasa tersinggung dengan cara keduanya merespons mulai menjadikan sejoli diduga ilegal ini sebagai target penggerebekan.
Puncaknya, Rabu 11 Januari 2023 beberapa warga memutuskan mengintai lokasi yang biasa dijadikan lokasi JB dan DJ ‘bermain’.
Benar, sekitar pukul 23.30 Wita, nampak JB, ibu satu anak itu diam-diam menyelinap ke kediaman DJ. Meski begitu, warga tidak langsung ambil tindakan.
Nanti beberapa jam kemudian, sekitar pukul 01.30 dini hari, warga didampingi aparat desa langsung menggerebek lokasi yang notabene merupakan kantor bank plat merah.
Dalam video penggerebekan yang berdurasi sekitar 1 menit 38 detik, di awal warga sempat ceriga ada orang yang hendak melompat dari jendela.
Belum diketahui, entah itu JB atau DJ karena langsung dilakukan upaya pencegatan. Sesaat kemudian, beberapa warga langsung menerobos masuk sampai ke kamar.
Alhasil, keduanya terciduk di dalam kamar yang nampak remang-remang karena hanya diterangi lampu hias kedap-kedip sambil diiringi lagu slow rock.
Dalam potongan video tersebut, nampak DJ bermohon agar persoalan itu tidak dibesar-besarkan.
“Kita minta tolong. Kita minta tolong koman bos,” ucap DJ dengan nada lesuh namun tak lagi diindakkan warga.
Sementara itu, JB sendiri nampak hanya bisa terduduk diam di atas kasur yang diletakan di atas lantai kamar itu.
Kepala Puskesmas Biaro, Feibe Tunggai, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya penggerebekan itu.
“Iya, saya sendiri juga kaget ketika tiba-tiba ada petugas yang memberikan informasi itu,” aku Tunggai.
Sebagai pimpinan, sambung dia, dirinya langsung mendatangi ke lokasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kan, katanya warga yang gerebek, jadi saya langsung cepat-cepat ke lokasi. Dan syukurlah tidak ada tindakan lebih dari warga selain hanya mengamankan mereka,” tuturnya.
Saat ditanya soal apakah sebagai pimpinan dia mengetahui kalau JB memiliki hubungan spesial dengan DJ, ia mengaku tidak tahu.
“Pastinya, kami (Puskesmas) dengan mereka (pihak bank) memiliki hubungan yang baik. Soal apakah kemudian mereka (JB dan DJ) punya hubungan spesial (selingkuh), saya tidak tahu,” akunya.
Terpisah, Pimpinan Cabang Bank SulutGo Siau, Jerry Tuuk, ketika dikonfirmasi, mengaku belum bisa berkomentar lebih.
“Memang informasi itu sudah saya terima, namun saya belum bisa ambil kesimpulan karena baru mengantongi informasi sepihak,” ujar Tuuk.
Meski begitu, ia berjanji akan segera menindaklanjuti informasi tersebut.
“Kalau cuacanya sudah stabil, dan ada kapal ke Biaro, saya akan langsung ke sana untuk cross check kebenaran informasi ini,” janjinya.
Sekadar diketahui, baik JB maupun DJ, keduanya sudah punya pasangan masing-masing. Bahkan telah dikaruniai anak.
[***/ein]






