Viral Pengusaha di Manado Gratiskan Hotelnya untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor

0
407

Bencana banjir dan tanah longsor kembali melanda Wilayah Kota Manado dan sekitarnya, Sabtu (16/01/21). Inzet: Fery Keintjem. (Istimewa/Kolase Foto Komentar.id)

Manado, KOMENTAR.ID


Kota Manado dilanda bencana banjir dan tanah longsor, Sabtu (16/01/21). Bencana awal tahun di Ibukota Sulawesi Utara itu, ikut menyeret korban jiwa. 


Ada hal menarik yang dilakukan Fery Keintjem SE Ak. Pemilik Bahana Hotel Manado ini, menggratiskan hotelnya untuk para korban yang terdampak langsung bencana banjir dan tanah longsor.


“Saya hanya ingin menyenangkan hati Tuhan dan melayani sesama. Saat ada bencana seperti ini, tidak semua harus menjadi tanggung jawab pemerintah,” ujar Keintjem ditelepon wartawan, Minggu (17/01/21).


Bahana Hotel milik Fery Keintjem terletak di Minanga, Kecamatan Malalayang, Kota Manado. Hotel ini memiliki 32 kamar dengan fasilitas lengkap.


Bahana Hotel Manado milik Fery Keintjem. (Istimewa)


Dalam hal ini, Keintjem menyebut dirinya sebagai the crazy poor atau orang susah yang gila. 


“Karena ini murni keterpanggilan hati. Saya bukan orang kaya raya, tapi orang yang ingin menjadi berkat bagi orang lain. Nah saat banyak orang kehilangan tempat tinggal karena longsor, kemudian banyak rumah digenangi air, kenapa tidak hotel ini saya persilahkan untuk para korban?” urainya.


Saat bencana melanda Kota Manado Sabtu (16/01/21) sore, Keintjem mengaku langsung tergerak hati. Niat tulusnya untuk membantu, disiarkan melalui unggahan statusnya di Facebook. Dia juga menyertakan nomor ponsel yang dapat dihubungi 082372887777.


“Hotel saya ini terbuka untuk korban terdampak langsung banjir atau tanah longsor. Bisa datang dan tidur di sini. Tiga hari pun tidak mengapa. Nanti ada juga makan minum untuk kita bersama. Intinya torang saling membantu. Hidup itu bukan hanya untuk senang saja,” beber mantan Ketua Perbanas Manado dan mantan Dirut PD Pasar Manado ini.

Diketahui, hujan deras yang mengguyur Kota Manado dan Wilayah Sulawesi Utara pada umumnya, Sabtu (16/01/21), menyebabkan sejumlah kelurahan di Kota Manado, banjir.


Selain banjir, juga terjadi bencana longsor di dua titik, masing-masing di Perkamil dan di Lorong Cempaka Jalan Sea Malalayang. Longsor di dua titik ini menyeret lima korban jiwa.



(kid/yha)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here