Tanah Longsor Teror Manado, Pemkot “Basombar”

0
156

Aktivis Manado Terry Umboh. (Foto KID)


Manado, KOMENTAR.ID

 

Masyarakat Kota Manado saat ini sedang meringis akibat peristiwa tanah longsor dan banjir. Bahkan sudah ada korban jiwa akibat musibah yang terjadi.

Seperti contoh tanah longsor di kelurahan Perkamil, yang menelan korban pasangan suami isteri hingga anak yang maih duduk di bangku sekolah dasar. Tidak hanay itu saja, di Kelurahan Malalayang juga saat ini sementara melakukan evakuasi dua orang korban yang tertimbun tanah longsor.

Menariknya, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terkesan tidak menggubris adanya jeritan masyarakat. Jangankan bantuan sosial, pantauan media ini, tidak satupun perwakilan dari pemerintah datang memberikan dukungan moral bagi warga yang terkena musibah.

Hal tersebut mendapat tanggapan keras Aktivis Manado Terry Umboh. Menurutnya, pemerintah saat ini sudah tidak lagi cerdas seperti slogan yang selalu menjadi ujung tombak dari keseluruhan program bagi masyarakat.

“Pemkot sudah tidak cerdas lagi. Apalagi sekarang dengan kondisi yang ada, tentu sangat berpengaruh bagi eksistensi kerja,” kata Umboh saat dihubungi via WhatsApp Sabtu (16/01/2021).

Meski begitu, Umboh mengapresiasi Tim BNPB yang telah sigap menanggapi laporan warga yang kena musibah. “Sangat positif, karena itu sudah menjadi tugas dari BNPB. Perlu diapresiasi dan dibantu Doa bagi mereka yang bertugas agar sukses dan lancar,” tandasnya.

Sampai berita ini diturunkan, Kaban BPBD Manado belum bisa dihubungi.


***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here