Sudah Kuburkan 52 Jenazah, Honor Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 di Manado Belum Dibayar

0
272
Petugas pemakaman jenazah Covid-19, tetap eksis bekerja meski honor mereka belum dibayar. (Foto: Istimewa)

Manado, KOMENTAR.ID


Pemerintah Kota Manado dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah belum membayar honor petugas pemakaman jenazah Covid-19. 


Padahal sesuai informasi, para petugas sudah memakamkan sedikitnya 52 jenazah Covid-19, selang bulan Juli sampai dengan November.


“Sudah 52 jenazah yang torang kuburkan. Mo pagi, siang, malam, ujang, panas, torang kerja. Mar sayang torang pe honor belum dibayar,” keluh Samsu H Rajab kepada wartawan via WhatsApp, Senin (30/11/2020) malam.


Petugas yang akrab dipanggil Pala Samsu ini mengaku kecewa. Dia bahkan tak tahan sehingga terpaksa harus menginformasikan hal ini ke wartawan.


“Sapa nda mo kecewa lima bulan ada kerja mar honor dorang nda bayar. Ini bukan kerja biasa. Bukan cuma datang kong tanam. Tapi bagale lobang leh,” keluhnya.



Menurut Pala Samsu, jenazah Covid-19 dikuburkan di beberapa lokasi pekuburan berbeda. Yakni Pekuburan Pemkot Manado, Kubur Teling, Kubur Koka Mapanget, Kubur Bahagia Kairagi, Pekuburan Borgo Mahakeret dan lainnya.


Dalam melakukan tugasnya, Pala Samsu mengaku harus siap dengan segala konsekuensi.


“Torang standby 1×24 jam. Kerja nda kenal waktu. Kadang pas ada deng keluarga, dapat info ada pemakaman. Jadi sangat disayangkan kalo torang pe honor belum dibayar,” keluhnya lagi.


Pala Samsu menjelaskan, sesuai kesepakatan dalam kontrak, honor yang diterima dihitung per jenazah. Dalam arti, setiap ada pekerjaan pemakaman, para petugas mendapatkan honor.


“Setiap pemakaman honornya Rp 1 juta per orang. Sekarang so 52 jenazah yang torang ada kubur,” ungkapnya.


Sampai saat ini menurut Pala Samsu ada enam personil pemakaman jenazah Covid-19 yang aktif. Mereka yakni Novi Kilis, Jerel Lalawi, Roger Longteng, Ferdi Turangan, Hari Watuna dan Samsu Rajab.


Kepala BPBD Manado, Donald Sambuaga. (Foto: Istimewa)


Kepala BPBD Kota Manado Donald Sambuaga SSTP MSi dikonfirmasi soal ini, tak membantah. Donald mengakui honor para petugas pemakamanan jenazah Covid-19, memang belum dibayar pihaknya.


“Iyo, memang belum dibayar. Tapi sudah diproses. Sekarang berkasnya sudah di keuangan,” kata Donald via telepon, Selasa (01/12/2020).


Donald Sambuaga menjelaskan, ada keterlambatan terhadap proses pencairan honor petugas pemakaman jenazah Covid-19. Namun sama sekali tidak disengaja.


“Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar sehingga honor mereka bisa segera disalurkan,” tukasnya.


(kid/yha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here