Sorot Perekaman e-KTP di Rumah Warga, Legislator Manado Dinilai Makin Ngawur

0
145

Anggota DPRD Manado Robert Laoh Tambuwun. Foto: Istimewa

Manado, KOMENTAR.ID 
Sorotan anggota DPRD Kota Manado mengenai aktifitas perekaman e-KTP di rumah warga mendapat tanggapan warga. Perekaman yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Manado dinilai tidak bermasalah karena praktek serupa sudah lasim di beberapa kabupaten/kota. 
“Sudah banyak di daerah yang melakukan perekaman. Bukan cuma Manado. Sorotan itu ngawur. Makanya rajin baca referensi,” ungkap aktifis kota Charles Brandon, Senin (23/11), di Manado. 
Anggota DPRD Manado Robert Laoh Tambuwun mengatakan, perekaman e-KTP di rumah warga bukan hal baru. “Justru itu membantu warga,” ujar Tambuwun. 
Ia mencontohkan, perekaman di rumah warga sudah pernah dibuat Kota Cirebon pada 7 Oktober 2020 lalu. Tak cukup dengan membuka pelayanan perekaman di malam hari, petugas juga menyambangi mereka wajib KTP yang tidak bisa hadir ke tempat perekaman karena ada beberapa halangan.
Petugas mendatangi rumah warga di RW 12 Bedeng Baru Kelurahan Pekalipan dan RW 04 Pekalipan Selatan, Selasa (7/10).
Koordinator Petugas Perekaman E-Ktp Disdukcapil Kota Cirebon, Meidi AS mengungkapkan, pihaknya mendatangi warga di dua tempat tersebut karena wajib KTP yang bersangkutan tidak bisa datang ke tempat perekaman.
“Sebetulnya ini kegiatan rutin untuk warga yang tidak bisa datang ke kecamatan untuk perekaman, jadi kita datangi rumahnya,” ungkap Meidi kepada Cirebonpos usai melakukan perekaman di rumah warga.
Hal serupa di Kabupaten Bolsel. Disdukcapil Bolsel turun langsung ke rumah warga untuk melakukan perekaman e-KTP. Menurut Kepala Disdukcapil Bolsel Gunawan Otuh, pihaknya melakukan langkah ini untuk mempermudah masyarakat.
“Tapi fokus kami ke warga perbatasan yang sangat jauh untuk datang ke kantor Disdukcapil Bolsel,” ujarnya, Jumat (29/5/2020).
Selain itu, para petugas juga melakukan perekaman terhadap para lansia yang ada di Kecamatan Tomini dan Posigadan.
“Jadi ini program jemput bola kami dan tujuannya mempermudah masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap program ini bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan e-KTP.
“Semoga masyarakat bisa terbantu dengan program ini,” aku dia.
Nurhasani salah satu warga mengapresiasi program dari Disdukcapil Bolsel.
“Kami sangat terbantu, semoga program ini bisa terus berlanjut,” tandasnya. 
Di Jakarta, perekaman data untuk KTP elektronik (E-KTP) bisa dilakukan di rumah masing-masing. Pelayanan itu diberikan Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Selatan. 
Namun, layanan perekaman data di rumah khusus bagi warga yang dalam keadaan sakit atau dalam kondisi tidak memungkinkan datang ke kantor kelurahan.
“Bila ada warga yang sakit atau mempunyai kebutuhan khusus dan memerlukan perekaman KTP elektronik, bisa dilakukan perekaman di rumah yang bersangkutan,” ujar Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Selatan, Abdul Haris, Kamis (30/1/2020).
Mekanismenya, warga yang bersangkutan harus melapor ke RT/RW bila tidak bisa hadir perekaman E-KTP. Warga cukup menyertakan NIK atau fotokopi KTP/KK agar mendapatkan surat keterangan PM 1 dari kelurahan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here