Puskesmas Dan Rumah Sakit di Sangihe Akan Diakreditasi, Tim Survey Tahun Ini Turun

Tahuna, KOMENTAR.ID

Sebanyak 17 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Kepulauan Sangihe ditambah 2 Rumah Sakit, RS Liun Kendage dan RS Liung Paduli akan dilakukan akreditasi.

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Sangihe Handry Pasandaran, persiapan akreditasi telah dilakukan sejak tahun 2022 baik oleh pihak Dinkesda maupun Rumah Sakit serta Puskesmas.

“Sejauh ini koordinasi terus dilakukan untuk mempersiapkan segal sesuatu yang dibutuhkan dan yang menjadi persyaratan pada saat melakukan survey akreditasi,”ungkap Handry.

Dijelaskan mantan Direktur RS Liun Kendage dan RS Liung Paduli ini, survey akreditasi merupakan suatu wujud pengakuan atas mutu pelayanan kesehatan dan resiko keselamatan kesehatan pasien.

“Akreditasi ini sangat penting sebab ketika sebuah fasilitas kesehatan itu tidak bermutu atau tidak terakreditasi, maka bisa memberikan resiko yang tinggi terhadap keselamatan pasien,”ujarnya.

Sementara itu terkait dengan persiapan akreditasi, untuk rencana survey oleh tim penilai atau surveyor akan dilakukan pada semester I tahun 2023, dimulai dari Rumah Sakit dan beberapa Puskesmas yang sudah terjadwal dari April sampai dengan Desember 2023.

“Nantinya sertifikat akreditasi ini juga akan menjadi persyaratan bagi Rumah Sakit dan Puskesmas untuk bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,”kata Handry.

Ditambahkan, untuk jenjang akreditasi dimulai dari jenjang dasar, madya, utama, dan paripurna, dan untuk puskesmas di Sangihe sampai saat ini baru pada jenjang madya, sehingga akan diusahakan naik ke jenjang utama dan paripurna.

“Minimal satu puskesmas rawat jalan dan satu Puskesmas rawat inap terakreditasi paripurna tahun ini dan untuk puskesmas yang masih minim fasilitas maupun sumberdaya minimal madya. Khusus RS Liun Kendage juga diupayakan naik kelas dari Madya ke Utama bahkan paripurna,”tutur Handry.

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts