Tahuna, KOMENTAR.ID
Adanya perubahan daerah pemilihan (Dapil) Pemilu Tahun 2024 di Kabupaten Kepulauan Sangihe turut merubah konstelasi politik disetiap dapil, tak terkecuali dapil dua baru meliputi Kecamatan Tabukan Utara, Tabukan Tengah, Nusa Tabukan, Marore dan Kendahe.
Khusus dapil dua yang sebelum berubah ada Kecamatan Tabukan Selatan, Tabukan Selatan Tengah dan Tabukan Selatan Tenggara, tidak hanya berimbas pada tatanan politik, tapi turut terdampak pada kehidupan sosial masyarakat yang selama ini terasosiasi dalam kewilayahan Tabukan Raya, atau dengan kata lain, dapil dua yang baru ini secara tidak langsung sudah memecah belah konsep kewiilayahan Tabukan Raya (Tabukan Utara, Tabukan Tengah, Nusa Tabukan, Tabukan Selatan, Tabukan Selatan Tengah, Tabukan Selatan Tenggara).
Pemerhati politik Sangihe Monteski Kawuka menilai sah-sah saja jika KPUD Sangihe mengusulkan perubahan dapil ini dan disetujui KPU, namun tindak lanjut sosialisasinya harus maksimal, sebab jika sosialisasi tidak maksimal bisa saja ada pemilih di dapil dua yang sudah terbiasa dengan dapil lama tidak mengetahui jika caleg pilihan mereka sudah pindah dapil lain.
“Konsep kewilayahan Tabukan Raya ini sudah tersosialisasi hingga masyarakat bawah sehingga sosalisasi dapil baru harus maksimal agar pemilih disana benar-benar mengetahui jika beberapa kecamatan di wilayah tabukan sudah terpisah dari Tabukan Raya,”ungkap Monteski.
Sementara itu Pengamat Politik Sulut, Azis Janis turut mengomentari dampak dari perubahan dapil dua tersebut.
Azis menyebut dengan bergabungnya di dapil dua Kecamatan Kendahe yang notabene mayoritas pemilihnya Muslim, otomatis akan memberi peluang bagi caleg Muslim untuk menambah kursi di DPRD Sangihe, sebab sejauh ini dapil dua merupakan basis kantong suara pemilih Muslim yang sudah dibuktikan dengan dua anggota legislatif Sangihe dari dapil dua.
“Jadi ketika Kecamatan Kendahe masuk dapil dua itu lebih memperkuat basis suara kantong Muslim yang selama ini melekat pada dapil dua. Dan ini menjadi peluang bagi caleg Muslim mampu menambah kursi di DPRD Sangihe,”ujar Azis.






