Sangihe Masih Koleksi 30 Lokus Stunting, Thungari : Ini Untuk Penanganan Tahun 2024

0
779

Tahuna, KOMENTAR.ID

Tahun 2024 ada 30 kampung/kelurahan di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang menjadi Lokus Stunting. Penentuan Lokus Stunting ini ditetapkan pada kegiatan rembuk Stunting yang dilaksanakan belum lama ini di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sangihe.

“Jadi untuk Tahun 2024 kita sudah tetapkan Lokus Stunting yang tersebar di 30 kampung/kelurahan,” kata Kepala BKKBN Sangihe dr. Jopy Thungari.

Mantan Kadis Kesehatan Sangihe ini mengatakan, dengan ditetapkannya Lokus Stunting tersebut, akan menjadi dasar bagi pihak teknis dalam menyusun rencana kerja serta penanganan Stunting di Tahun 2024.

“Minimal untuk penanganannya kita sudah langsung fokus pada lokus yang sudah ditetapkan dan ini akan sangat membantu kegiatan penanganan Stunting di Sangihe,” jelas Jopy.

Diakui Jopy, adanya kegiatan Rembuk Stunting di Sangihe yang turut dihadiri Kepala BKKBN Provinsi Sulawesi Utara bersama pejabat teknis, menjadi bukti adanya keseriusan Pemkab Sangihe dalam menekan jumlah kasus bahkan menghapus Stunting di Bumi Tampungang Lawo.

Ia juga mengaku optimis dengan telah ditetapkannya 30 Lokus tadi, target penurunan yang sesuai standar nasional 14 persen mampu dicapai.

“Untuk saat ini kita pada posisi 18 persen, ada penurunan dari 300-san kasus menjadi 200 lebih, sehingga dengan telah ditetapkan Lokus kami optimis kasus Stunting ini akan terus turun,” pungkasnya.