Pukul Ribut di Rapat APBD 2021, DPRD Ternyata Minta Tambah Rp10 Miliar

0
199

Kantor DPRD Manado. Foto: Istimewa

Manado, KOMENTAR.ID 
Pembahasan APBD induk 2021 di DPRD Manado memperlihatkan anomali permintaan legislatif. Di satu sisi DPRD ngotot menurunkan pendapatan asli daerah (PAD) menjadi Rp300 miliar. Tapi setelah itu legislator meminta tambahan anggaran untuk dewan dari Rp60 miliar menjadi Rp70 miliar. 
Tidak begitu jelas, asumsi perhitungan yang dilancarkan anggota dewan melaui rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) dan Sekda Pemkot Manado sebagai Kepala Pengelola Keuangan Daerah.  Hanya saja, usulan itu menyayat hati eksekutif, lantaran dewan dianggap tidak memedulikan kebutuhan anggaran yang lebih konkrit untuk 550 ribuan rakyat Manado. 
“Minta tambah Rp10 miliar itu artinya mereka benar-benar mau ramas Pemkot Manado. Lalu untuk apa? Pakai asumsi apa sampai dapat angka itu? Ironis,” tutur pejabat Pemkot Manado, Senin (23/11). 
Sementara itu, Sekretaris DPRD Manado dikabarkan bingung dengan permintaan aneh legislator menaikan anggaran Rp10 miliar di masa pandemi.
“Sekwan sudah menyampaikan itu di rapat Banggar bersama Sekda Michler Lakat. Selanjutnya akan disampaikan ke Walikota Manado secara resmi. Tapi ini tidak bisa ditolerir. Karena sikap dewan sejak awal sudah destruktif melalui pembatalan APBD Perubahan 2020. Lah begitu masuk di induk, koq singa kelaparan,” ujar pejabat Pemkot Manado. 
Sementara itu, Sekretaris Kota Manado Michler Lakat belum berhasil dimintai penjelasan soal permintaan dewan sebesar Rp10 miliar. Wartawan sudah menghubungi nomor telponnya 0813-4398-#### tapi tidak diangkat. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here