Manado, KOMENTAR.ID
Perguruan Kungfu Naga Mas (PKNM) terus memperkuat konsolidasi organisasi dan pengembangan olahraga bela diri di Indonesia. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui pembentukan dan pengukuhan Pengurus Daerah Perguruan Kungfu Naga Mas Provinsi Sulawesi Utara masa bakti 2026–2030. Adapun Yunus Goni sebagai Ketua Umum Pengurus Daerah PKNM Sulawesi Utara.
Penetapan kepengurusan tersebut dituangkan melalui Surat Keputusan Pengurus Besar Perguruan Kungfu Naga Mas Nomor 001/SK/PKNM/VIII/2026/01 tentang Pengukuhan/Penetapan Pengurus Perguruan Kungfu Naga Mas Provinsi Sulawesi Utara Masa Bakti 2026–2030.
Keputusan tersebut ditetapkan di Bogor, Jawa Barat, pada 17 Agustus 2026, sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Musyawarah Daerah Perguruan Kungfu Naga Mas Provinsi Sulawesi Utara pada 2 Agustus 2026 serta permohonan kepengurusan PKNM Sulawesi Utara masa bakti 2026–2030.
Silatnas Menjadi Momentum Konsolidasi Nasional
Penguatan organisasi PKNM di daerah tidak terlepas dari semangat Silaturahmi Nasional (Silatnas) sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antar-pengurus, pendekar, pelatih, atlet, serta keluarga besar Perguruan Kungfu Naga Mas di berbagai wilayah Indonesia.
Silatnas menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan persaudaraan dalam tubuh organisasi sekaligus menyatukan visi dalam menghadapi perkembangan olahraga bela diri yang semakin dinamis.
Melalui semangat Silatnas, PKNM diarahkan untuk tidak hanya berkembang sebagai sebuah perguruan, tetapi juga membangun organisasi yang memiliki struktur yang kuat, pembinaan yang terarah, serta mampu memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang melalui olahraga bela diri.
Semangat konsolidasi nasional tersebut kemudian diperkuat dengan pembentukan kepengurusan daerah di berbagai wilayah, termasuk di Provinsi Sulawesi Utara.
Dengan terbentuknya Pengurus Daerah PKNM Sulawesi Utara, diharapkan komunikasi dan koordinasi antara daerah dan Pengurus Besar semakin kuat sehingga program pembinaan dapat berjalan secara terarah dan berkesinambungan.
Naga Mas Tidak Hanya Berkiprah di Satu Cabang Olahraga
Perkembangan Perguruan Kungfu Naga Mas saat ini tidak hanya terbatas pada satu cabang olahraga.
“Seiring dengan perkembangan organisasi dan kebutuhan pembinaan atlet, Naga Mas telah berkembang sebagai wadah yang menaungi berbagai aktivitas olahraga bela diri, dengan pengembangan pada sejumlah cabang seperti Wushu, Kickboxing, Tinju, Mixed Martial Arts (MMA), serta berbagai cabang olahraga bela diri lainnya,” jelas Yunus Goni.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa Naga Mas memiliki semangat untuk membuka ruang pembinaan yang lebih luas bagi masyarakat dan generasi muda yang memiliki minat serta potensi di berbagai disiplin olahraga bela diri.
Keberagaman cabang tersebut juga memberikan peluang bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan sesuai karakter dan disiplin olahraga masing-masing.
Pembinaan di lingkungan Naga Mas diharapkan tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknik dan prestasi, tetapi juga membentuk atlet yang memiliki mental kuat, disiplin, sportivitas, keberanian, tanggung jawab dan karakter yang baik.
Yunus Goni dan Tantangan Pengembangan PKNM Sulawesi Utara
Di bawah kepemimpinan Yunus Goni, Pengurus Daerah PKNM Sulawesi Utara masa bakti 2026–2030 diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan penting dalam pengembangan olahraga bela diri di Sulawesi Utara.
Kepengurusan baru memiliki tantangan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas jaringan perguruan, meningkatkan kualitas pelatih dan atlet, serta membangun sistem pembinaan yang mampu menjangkau lebih banyak generasi muda.
Pengembangan PKNM Sulawesi Utara juga tidak hanya diarahkan pada satu disiplin olahraga, tetapi membuka peluang pembinaan terhadap berbagai cabang olahraga bela diri yang berkembang dalam lingkungan Naga Mas.
Hal ini menjadi peluang bagi Sulawesi Utara untuk memiliki lebih banyak atlet potensial yang dapat dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan, baik tingkat daerah, regional, nasional maupun internasional.
Membangun Generasi Muda Melalui Olahraga Bela Diri
Bagi PKNM, olahraga bela diri bukan hanya tentang pertandingan dan kemenangan.
Olahraga juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda. Melalui latihan yang disiplin dan terarah, seorang atlet diajarkan mengenai kerja keras, konsistensi, menghormati lawan, menerima kekalahan, menjaga sportivitas dan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri maupun tim.
Karena itu, Pengurus Daerah PKNM Sulawesi Utara diharapkan dapat membangun program pembinaan yang mampu menjangkau sekolah, komunitas, klub olahraga, perguruan bela diri, serta masyarakat umum.
Kerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi olahraga, dunia pendidikan, komunitas dan berbagai stakeholder lainnya juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem pembinaan olahraga bela diri di Sulawesi Utara.
Menuju PKNM Sulawesi Utara yang Solid dan Berprestasi
Pengukuhan Pengurus Daerah PKNM Sulawesi Utara masa bakti 2026–2030 menjadi momentum baru bagi keluarga besar Naga Mas di Sulawesi Utara.
Semangat Silatnas, konsolidasi organisasi, pengembangan berbagai cabang olahraga bela diri dan pembinaan generasi muda diharapkan dapat berjalan secara beriringan.
Dengan kepemimpinan Yunus Goni, PKNM Sulawesi Utara diharapkan mampu membangun organisasi yang solid, profesional, terbuka terhadap perkembangan olahraga dan memiliki komitmen kuat terhadap pembinaan atlet.
Periode 2026–2030 diharapkan menjadi fase penting bagi PKNM Sulawesi Utara untuk memperkuat organisasi, memperluas pembinaan, meningkatkan prestasi serta melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Utara dan Indonesia.
Perguruan Kungfu Naga Mas Sulawesi Utara. Bersatu dalam Perguruan, Berlatih dengan Disiplin, Berprestasi dengan Sportivitas. (kim)






