Minut, KOMENTAR.ID
Jargon yang digaungkan JGKWL (Joune JE Ganda-Kevin W Lotulung) di momen kampanye lalu, nampaknya terus memperlihatkan realisasinya.
Teranyar ialah hasil penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) yang dirilis Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri.
Betapa tidak, hasil penilaian IID tahun 2024 ini, Pemkab Minahasa Utara (Minut) mengalami lonjakan hebat bila dibandingkan tahun 2020 lalu di mana kala itu nilai sangat rendah yaitu 3 dengan predikat Kurang Inovatif.
Namun, semenjak pemerintahan beralih ke JGKWL, sebuah perubahan pun lahir di mana IDD menembus angka 48,65 dari target RPJMD 2021-2026 yang diusung yakni 40. Atas capaian ini, Pemkab Minut pun dilabeli predikat Inovatif.
“Sebuah terobosan cerdas Bapak Bupati (Joune JE Ganda) yang menjadikan Indeks Inovasi Daerah menjadi indikator kinerja dalam RPJMD Kabupaten Minahasa Utara tahun 2021-2026 sebagaimana dituangkan pada misi ke-4, kini telah membuahkan hasil yang sangat memuaskan yakni predikat Inovatif,” kata Juru Bicara Pemkab Minut, Robby Parengkuan, Jumat (4/4/2025).
Dikatakannya lagi, capaian ini tentu bukan hanya sebatas angka, namun merupakan gambaran kualitas pelayanan publik yang ditampilkan oleh Pemkab Minut sejauh ini.
“Dan ini merupakan hasil dari apa yang selalu digaungkan oleh Pak Bupati di sejumlah tatap muka dengan para kepala OPD yakni pemerintahan yang akuntabel dan efektif, serta menjadi alat untuk mempercepat pencapaian target pembangunan,” urainya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) ini pun berharap, capaian ini akan terus terimplementasi pada semua hal yang berkaitan dengan pelayanan publik.
“Bukan cuma saat ini, namun akan terus berkelanjutan,” kuncinya.
Sebelumnya, Bupati JG dalam sejumlah kesempatan terus mengingatkan para kepala OPD untuk bekerja, melayani dengan sepenuh hati. Laksanakan semua amanah yang telah dipercayakan kepada masing-masing, untuk kemajuan Kabupaten Minut.
[ein/kid]






