Manado, KOMENTAR.ID
Ada pemandangan unik di sela-sela aksi unjuk rasa ribuan warga yang tergabung bersama mahasiswa di kantor DPRD Sulut, Senin (1/9/2025) siang.
Di tengah ribuan personil demonstran yang berjubel di halaman kantor deprov, Wakil Ketua DPRD Manado Maikel Damopolii tampil membaur bersama mahasiswa. Dia bahkan berdiri seperti sedang memimpin aktivis demonstrasi.
Ketua Golkar Manado itu membaur dengan keyakinan bahwa, karena ada keinginan masyarakat untuk berdiskusi secara langsung. Dan pada kenyataannya, Teba-sapaannya, tampak akrab karena sikap humanis yang dia tunjukkan ke pendemo.
“Saya tidak tahu, karena saya yakin adik-adik mahasiswa dan masyarakat tahu cara menyampaikan aspirasi dengan komunikasi yang baik dan santun. Jadi waktu saya putuskan untuk masuk dalam barisan pendemo kami sangat bersahabat, tampil humanis, bahkan saling tegur sapa seperti biasa,” ungkap Teba.
Dia mengatakan tidak ada rasa takut karena dia percaya ribuan pendemo memegang teguh sikap saling menghormati dan menjaga kenyamanan.
“Dari kantor DPRD Manado saya putuskan untuk ikut bergabung ke suasana unjuk rasa di kantor DPRD Sulut. Motivasi saya cuma ingin menyaksikan dan mendengarkan langsung seperti apa aspirasi yang akan disampaikan mahasiswa. Tapi karena keadaan pada momentum unjuk rasa itu DPRD meminta masuk sejumlah utusan jadi saya hanya bisa menyaring aspirasi dengan membaur dalam suasana unjuk rasa. Intinya suara rakyat diterima DPRD Sulut,” ujar Teba.
Dia juga mengapresiasi sikap Wakil Ketua DPRD Sulut Michaella E Paruntu yang ikut menerima unjuk rasa ribuan warga dengan jiwa besar tanpa ada keraguan.
“Termasuk pimpinan DPRD dan Kapolda, semua berjiwa besar menerima aksi unjuk rasa. Saya percaya aksi ini demi kebaikan bangsa kita,” pungkas Teba. (kim)






