Manado, KOMENTAR.ID
Fenomena Kamtibmas yang cukup meresahkan warga dan masyarakat kota manado, akhirnya mendapat tanggapan serius lembaga DPRD Sulut.
Rapat Koordinasi (Rakor) bersama unsur Forkopimda dan Unsur TNI serta Polri langsung digelar, Selasa (12/8) siang tadi.
Wakil Ketua DPRD Sulut Royke R Anter pada kesempatan itu memberikan usul konkrit terkait hal itu.
Salah-satunya yang dianggap penting yakni, operasi saham dan kendaraan tanpa nomor polisi.
Tidak kalah penting juga kata Anter, patroli Garnisun dari TNI, dan Unit Reaksi Cepat atau URC dari Polri.
“Operasi sajam dan kendaraan tanpa nomor polisi, karena kedua hal itu menjadi dasar dari tindak kriminal. Setahu saya ada yang namanya Patroli Garnisun dari TNI. Kalau dari Polri yaitu Unit Reaksi Cepat, yang mendeteksi tempat-tempat berkumpul orang yang pesta miras dan kegiatan lain bisa menjadi pemicu persoalan. Saya kira perlu diaktifkan kembali,” ujar Anter.
Lebih lanjut, Anter menjelaskan bahwa DPRD hadir untuk memberikan solusi terbaik berkaitan dengan kamtibmas, terlebih lagi akan mempertimbangkan soal penganggaran.
“Saya kira perlunya juga anggaran dari setiap operasional tersebut, untuk itu disini saya sebagai pimpinan dan juga rekan-rekan di Komisi I ingin keterlibatan langsung mencarikan solusi” tandas politisi sekaligus pengusaha itu.
Rakor yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Sulut tersebut dihadiri oleh, Polda, Korem 131, Kodam, Lantamal, Kesbangpol Sulut, Kesbangpol Manado dan sejumlah stakeholder.
[Kid/rol]






