Manado, KOMENTAR.ID
Pemerintah Kota Manado terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Dinas Sosial (Dinsos), Pemkot menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) pelaksanaan program digitalisasi bantuan sosial (bansos) melalui portal Parlinsos.Kegiatan yang diikuti para lurah, camat, serta agen pendamping se-Kota Manado itu berlangsung di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Kamis (2/7/2026).Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, saat membuka kegiatan mengatakan Kota Manado patut bersyukur karena terpilih sebagai salah satu dari 41 kabupaten/kota di Indonesia yang menjadi pilot project pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial.”Ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap tata kelola pemerintahan di bawah kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw yang dinilai cepat dan responsif,” ujar Sualang.Ia menjelaskan, persiapan pelaksanaan program nasional tersebut telah dimulai sejak Februari 2026 melalui berbagai rapat koordinasi bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, hingga Dewan Ekonomi Nasional.Menurutnya, digitalisasi bansos bukan hal baru bagi aparatur pemerintah hingga tingkat ketua lingkungan. Karena itu, ia optimistis implementasi program dapat berjalan dengan baik.”Para ketua lingkungan dan ASN tinggal melakukan penyesuaian. Kami juga berterima kasih kepada Kemensos, Kemendagri, dan Bank Indonesia yang terus memberikan arahan serta pendampingan,” katanya.Melalui sambungan Zoom, Direktur Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Mardi Saleh, menjelaskan bahwa digitalisasi bantuan sosial bertujuan mempermudah proses evaluasi penyaluran bantuan sekaligus mengubah sistem pendataan menjadi lebih partisipatif.”Seluruh masyarakat yang ingin mengajukan bantuan nantinya dapat melakukannya secara mandiri melalui aplikasi, sehingga proses pendataan menjadi lebih terbuka dan akurat,” jelas Mardi.Sementara itu, Ketua Pokja Sembako Direktorat Jaminan Sosial Kemensos, Fahri Isnanta, mengatakan pihaknya akan melaksanakan sosialisasi lanjutan bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi, khususnya lansia dan warga yang mengalami kesulitan mengakses aplikasi.Kegiatan tersebut rencananya akan dipusatkan di Kelurahan Paal IV dengan melibatkan Kecamatan Paal Dua dan Tikala.”Masyarakat yang belum memahami penggunaan aplikasi akan didampingi oleh agen pendamping yang telah mengikuti bimbingan teknis hari ini,” ujar Fahri.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinsos Kota Manado Dra. Lenda Pelealu, Kepala Diskominfo Novianti Mongkau, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Erwin Kontu, SH, perwakilan Komite Percepatan Transformasi Digitalisasi Pemerintah (KPTDP) Nabila Hanum, serta perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Chandra Agusta.Melalui program digitalisasi bantuan sosial ini, Pemerintah Kota Manado berharap akurasi data penerima manfaat semakin meningkat, potensi kebocoran anggaran dapat diminimalkan, serta penyaluran bantuan sosial menjadi lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
[kid/rol]






