PROF. MARSETIO, PEROLEH PENGHARGAAN DARI PEMERINTAH INGGRIS

Foto: Tim5 Pinkan Indonesia

Dilansir dari https://www.dialoguejakarta.com., Laksamana (TNI) Purn. Prof. Dr. Marsetio, mendapatkan perhargaan dari Pemerintah Inggris. Adapun penghargaan yang didapatkan adalah AMBASSADORS 75 AWARDS, pada hari Kamis 11 Desember 2024. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Duta Besar Kerajaan Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey CVO, OBE., dalam sebuah acara di Jakarta.

Dominic Jerney, mengatakan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai wujud pengakuan Pemerintah Inggris terhadap berbagai upaya yang dilakukan Laksamana TNI (Purn) Dr. Marsetio dalam mempererat hubungan Inggris – Indonesia. Sebagaimana kita ketahui, Prof. Marsetio, merupakan Kepala Staf Angkatan Laut 2012-2015, yang saat ini tercatat sebagai Guru Besar Universitas Pertahanan.

Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, mendapatkan penghargaan ini karena telah banyak berkontribusi dalam mempererat hubungan angkatan laut kedua negara. Begitu juga saat memangku jabatan sebagai utusan khusus Indonesia untuk Organisasi Maritim Internasional (IMO) di London yang sampai saat ini masih diemban beliau. Selain diberikan kepada Prof. Marsetio, Ambassadors’ 75 Awards juga diberikan kepada Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Desra Percaya di London.

Dalam catatan redaksi dialoguejakarta.com, hubungan diplomatik Indonesia – Inggris dimulai tahun 1949, beberapa tahun setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan dari penjajahan Belanda. Pada Perang Kemerdekaan RI 1945-1949, tentara Indonesia tercatat bertempur melawan tentara Inggris yang merupakan sekutu Belanda antara lain di Surabaya pada 10 November 1945. Dari catatan ini, kerja sama Indonesia Inggris terus berlanjut sampai saat ini, bahkan ketika Prof. Marsetio menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Laut.

Prof. Marsetio juga adalah seorang penulis buku SEA POWER INDONESIA DI ERA INDO PASIFIK, Buku ‘Sea Power Indonesia di Era Indo Pasifik’ ini membahas soal pentingnya kebijakan kekuatan laut Indonesia sebagai negara dengan letak geografis strategis. Maka dari itu, posisi geografis yang strategis ini, merupakan kekayaan yang tidak hanya memiliki nilai strategis bagi dirinya sendiri, tapi juga bagi kawasan indopasifik secara keseluruhan. Sejalan dengan itu, penerapan sea power adalah sebuah keniscayaan bagi Indonesia. Maka dari itu, pemahaman dan penerapan sea power ini bukan sebuah pilihan tapi sebuah keniscayaaan, karena adalah juga aspek yang tidak terpisahkan dari strategi pertahaan dan kebijakan luar negeri Indonesia. (https://kominfo.jatimprov.go.id/berita/komandan-puspenerbal-hadiri-peluncuran-buku-sea-power-indonesia-di-era-indo-pasifik-karya-laksamana-purn-marsetio. Akhirnya penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas jasa besar Prof. Marsetio dalam dunia kemaritiman, kelautan dan politik luar negeri Indonesia. Proficiat untuk Prof. Marsetio. ***

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts