PON Papua Bakal Terapkan Prokes Mirip Olimpiade

  • Whatsapp
Denny Andries Wakil Sekretaris II KONI Sulut. [IST]

Manado, KOMENTAR.ID

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan berlangsung di Papua 02-15 Oktober 2021 bakal menerapkan protokol kesehatan yang ketat, bahkan mirip prokes di Olimpiade 2021 yang baru saja berlangsung di Tokyo.

Read More

Wakil Sekretaris II KONI Sulut Denny Andries yang baru saja kembali dari Papua mengikuti pertemuan pimpinan Kontingen sekaligus pendaftaran kontingen menjelaskan, di tengah pandemi saat ini tuan rumah dan PB PON menerapkan prokes yang sangat ketat.

“Jangan harap bisa jalan- jalan sendiri. Baik atlet, pelatih maupun official akan dijemput untuk bertanding maupun bertugas. Selesai itu harus langsung kembali ke hotel atau penginapan,” katanya saat menghadiri Musprov POBSI Sulut di Gran Whiz Hotel Manado, Selasa 31 Agustus 2021.

Menurutnya, semua persiapan telah siap. Kontingen Sulut pun sudah didaftarkan ke PB PON, termasuk media yang akan meliput.

“Tinggal menunggu waktu keberangkatan. Namun, ada cabang olahraga yang akan segera bertanding mulai akhir September ini seperti sepakbola. Tentu mereka akan berangkat lebih awal,” ujar Andries yang juga wartawan senior Sulut.

Kabid Organisasi KONI Sulut yang juga termasuk Satgas Kontingen PON Sulut DR Yan Lengkong MKes AIFO menambahkan, sebagian besar atlet Sulut masih mengikuti pelatda di Tondano.

“Sebagian besar atlet masih berada di Moy Residence Tondano. Pelatda akan berlangsung hingga menjelang keberangkatan ke Papua,” katanya.

Namun begitu, saat ini ada beberapa cabang olahraga yang tengah mengikuti try out ke luar daerah seperti halnya Tinju yang beruji coba di Batam.

[kid/kim]

Related posts