Manado, KOMENTAR.ID
Fraksi Golkar DPRD Sulut mengaku mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Sulut yang telah mensukseskan kegiatan Pekan Olahraga Provinsi Sulut atau Porprov ke XII.Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Sulut dari Fraksi Golkar Raski Mokodompit.Menurutnya, inisiasi tersebut menjadi acuan positif dalam hal membangun prestasi anak muda.Meski begitu, Ia sedikit memberikan masukkan atau catatan berkaitan dengan anggaran APBD tahun 2026, yang pada kesempatan itu sementara dilaksanakan.”Meskipun anggaran tahun ini menurun, maka penghematan merupakan salah satu solusi namun juga tetap memperhatikan kebutuhan dan kepentingan rakyat Sulawesi Utara,” kata Raski.Fraksi Golkar memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi yang telah berhasil menggelar event bergengsi yakni Porprov ke XII.Gubernur dalam hal ini dapat mengatasinya dengan jaringan dengan pemerintah pusat sedangkan menyangkut perubahan nama perusahaan daerah dari PT membangun Sulut Hebat menjadi PT Membangun Sulut Maju, antara lain penyesuaian terhadap undang-undang 23 tahun 2014 dan PP 54 tahun 2017 menyesuaikan regulasi merupakan kewajiban dasar agar operasional di BUMD tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Sebab kata Raski jika tidak disesuaikan, maka PT Mesma dapat mengalami kendala legal dalam pembawaan aset laporan keuangan, hingga audit harmonisasi ini juga penting untuk memastikan tata kelola perusahaan berada pada standar nasional. DPRD perlu mendorong evaluasi seluruh terhadap seluruh dokumen internal agar sinkron dengan regulasi pemerintah daerah.Diketahui, Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andi Silangen, didampingi wakil ketua Royke Anter, Michaela Paruntu dan Stella Runtuwene, serta dihadiri forkopimda dan jajaran pemerintah provinsi Sulut.
[Kid/rol]






