Nah Loh! Menteri yang Rajin Umumkan PPKM Ini Kekayaannya Naik 67 Miliar Selama Pandemi

  • Whatsapp
Luhut Binsar Panjaitan. [ISTIMEWA]

Jakarta, KOMENTAR.ID

70,3 persen pejabat negara mengalami kenaikan harta kekayaan selama pandemi Covid-19.

Data ini dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dalam situs https://www.elhkpn.kpk.go.id/ pada 2020-2019 yang dilaporkan secara periodik.

Dilansir dari Galamedianews.com, Sabtu (11/09/2021), salah satu yang menjadi sorotan ialah harta kekayaan milik Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves), Luhut Binsar Panjaitan.

Menteri yang kerap umumkan soal PPKM ini, kekayaannya naik Rp 67,7 miliar atau tepatnya Rp 67.747.603.287.

Menurut laporan periodik tahun 2020 yang disampaikan pada 25 Maret 2021 lalu, total kekayaan Luhut saat ini mencapai Rp 745 miliar atau tepatnya Rp 745.188.108.997.

Sedangkan pada tahun 2019 lalu, harta yang dilaporkan Luhut adalah sebesar Rp 677 miliar atau tepatnya Rp 677.440.505.710. Sehingga didapati bahwa harta Luhut mengalami kenaikan sebesar Rp 67,7 miliar.

Bedasarkan laporan periodik 2020, Luhut Binsar Panjaitan memiliki harta berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Bogor, Bandung, Tapanuli Utara, Toba Samosir dan Simalungun.

Diketahui, total harta tidak bergerak milik pria yang tengah menjabat sebagai Koordinator PPKM Jawa-Bali ini mencapai Rp 244 miliar.

Selain itu, Luhut tercatat memiliki harta bergerak mobil dan motor. Jika dijumlahkan, total harta transportasi milik Luhut mencapai Rp 2.485.097.000.

Selain itu, Luhut juga memiliki surat berharga sebesar Rp 106.164.485.850 dan harta bergerak lainnya sebesar Rp 3.382.794.000.

Sementara itu, Luhut Binsar Panjaitan juga tercatat miliki kas dan setara kas senilai Rp 194.009.888.867.

Meski begitu, dirinya tercatat memiliki piutang senilai Rp 12.000.000.000. Sehingga didapati total Luhut senilai Rp 745.188.108.997.

[kid/gmn/*]

Related posts