‎MEP Nakhoda Baru Golkar Sulut. Bocor Skenario DPP: Segitiga Emas distruktur Inti DPD 1

Manado, KOMENTAR.ID-
‎DPD 1 Partai Golkar Sulut telah memiliki nakhoda baru pengganti Christiany Eugenia Paruntu (CEP), melalui Musda XI Golkar Sulut yang digelar Sabtu (11/04/2026) di Manado.

‎
Michaela Elsiana Paruntu (MEP) terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulut melalui mekanisme aklamasi dalam Musda yang berlangsung di Ballroom Grand Kawanua Novotel Manado.
‎
‎Kepastian itu diperoleh setelah MEP mengunci dukungan penuh dari seluruh pemilik suara, mencerminkan soliditas internal partai yang matang dan terkelola dengan baik.
‎
‎Dalam keputusan resmi sidang, MEP ditetapkan sebagai Ketua DPD I Golkar Sulut dan diberikan mandat penuh untuk menyusun komposisi kepengurusan lima tahun ke depan.
‎
‎Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, menandai dimulainya babak baru kepemimpinan partai berlambang pohon beringin di Bumi Nyiur Melambai.
‎
‎Momentum Musda XI ini tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga refleksi atas kedewasaan organisasi dalam menjaga stabilitas dan arah perjuangan politik.
‎
‎Solidaritas seluruh DPD II kabupaten/kota, organisasi pendiri partai, organisasi sayap hingga perwakilan DPP, menjadi fondasi kokoh bagi langkah Golkar Sulut ke depan.
‎
‎Disela musda yang berlangsung, salah satu peserta Musda membocorkan adanya skenario besar dari DPP Partai Golkar. Tapi percayalah itu demi merekatkan faksi di internal partai kedepan.
‎
‎Namun dalam suasana musda, ada tiga nama kader yang mencuri perhatian dalam musda tersebut. Ketiga nama itu bahkan disebut sebagai segitiga emas Golkar Sulut.
‎
‎Tonny Hendrik Lasut (THL), Aditya Didi Moha (ADM) dan Ronald Takarendehang (ART). Sosok inipun membocorkan tiga nama ini memang punya backing kuat hingga mereka jadi syarat mutlak dari DPP Golkar.

‎”Begini format struktur utamanya, MEP Ketua DPD 1 di dukung Pak Ketum Bahlil Lahadalia. THL sebagai Ketua Harian di backing Pak Theo Sambuaga dan Sekjen DPP, ADM diposisi Sekretaris didukung penuh gerbong Hijau Hitam HMI bersama Pak Sekjen, juga ART sebagai bendahara meskipun masih tarik ulur dengan beberapa nama lainnya yakni, Cindy Wurangian dan Inggrid Sondakh,” sumber yang meminta namanya dirahasiakan.

Apakah hal tersebut akan terealisasi sesuai skenario DPP? Patut diikuti perkembangannya.

‎‎[*/kid]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts