JAKARTA, KOMENTAR.ID
Kota Manado kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado berhasil meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Terbaik II Tahun 2026 untuk kategori pemerintah kota yang dianugerahkan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung Wali Kota Manado, Andrei Angouw, dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Ruang Djunaidi Hadisumarto, Kantor Kementerian PPN/Bappenas RI, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Piala dan penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudi bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Dr. Ribka Haluk.
Dalam penilaian PPD 2026 kategori pemerintah kota, Manado berhasil menempati posisi terbaik II, bersaing dengan Kota Surabaya yang meraih peringkat terbaik I dan Kota Pekalongan sebagai terbaik III.
Capaian ini menjadi pengakuan pemerintah pusat terhadap kualitas perencanaan pembangunan serta keberhasilan Pemkot Manado dalam menjalankan berbagai program pembangunan daerah yang selaras dengan prioritas nasional.
Penghargaan Pembangunan Daerah merupakan salah satu apresiasi bergengsi di tingkat nasional yang telah diselenggarakan sejak 2011. Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai memiliki kualitas perencanaan pembangunan yang baik, mampu merealisasikan program secara optimal, serta menunjukkan sinergi dengan berbagai program prioritas nasional.
Proses penilaian PPD 2026 berlangsung selama kurang lebih empat bulan, sejak Mei 2026. Tahapan penilaian meliputi evaluasi dokumen perencanaan, peninjauan langsung di lapangan, hingga presentasi kepala daerah di hadapan Dewan Penilai pada 3 September 2026.
Dewan Penilai PPD terdiri dari sejumlah pakar dan ahli di berbagai bidang, termasuk mantan Menteri Perhubungan Ignatius Jonan serta sejumlah guru besar yang memiliki keahlian di bidang perencanaan pembangunan dan otonomi daerah.
Ketatnya proses seleksi dan penilaian tersebut menjadikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah dalam merancang dan melaksanakan pembangunan yang terukur, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi dan Manajemen Risiko Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas RI, Tri Dewi Virgiyanti, menyampaikan bahwa Penghargaan Pembangunan Daerah nantinya akan dimanfaatkan sebagai indeks pengali dalam pemberian Dana Insentif Daerah oleh Kementerian Dalam Negeri.
Dengan demikian, penghargaan yang diraih Kota Manado tidak hanya menjadi kebanggaan dan pengakuan atas kinerja pembangunan daerah, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap kapasitas fiskal pemerintah kota.
Tambahan ruang fiskal tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta percepatan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat Kota Manado.
Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi Manado sebagai salah satu pemerintah kota yang dinilai mampu mengembangkan perencanaan pembangunan daerah secara terarah, terintegrasi, dan sejalan dengan agenda pembangunan nasional.






