Kumabal, Polsek Langowan Hukum Push-up Warga tak Bermasker di Pasar

  • Whatsapp

Minahasa, KOMENTAR.ID

Kesadaran masyarakat Langowan Raya terhadap penerapan protkol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ternyata masih kurang. Sebab banyak warga yang beraktivitas di tempat keramaian masih kumabal (kebal) dengan tidak memakai masker.

Read More

Polsek Langowan memberlakukan hukuman atau sanksi sosial berupa push-up di depan banyak orang saat kedapatan tidak memakai masker sewaktu melintasi jalan raya Pasar Baru Langowan pada Kamis (29/07/2021).

Kapolsek Langowan AKP Dartha Dartha Daipaha menurunkan personel dipimpin anggota piket Aiptu Ondang melakukan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) dan Operasi Yustisi bersama Satpol-PP dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Menurut Kapolsek Langowan, penerapan pengetatan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 terlebih di Pasar Baru Langowan yang ramai tiap hari pasar (Selasa, Kami dan Sabtu), menjadi keharusan dan tak bisa ditawar-tawar.

“Sanksi hukuman wajib dilakukan dan terus berjalan. Ini kami lakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polsek Langowan. Kami tak henti mengimbau warga demi penegakan penaatan protokol kesehatan dalam rangka penetapan disiplin dan kepatuhan terhadap penyebaran virus corona yang saat ini masih mengalami peningkatan,” tegas Daipaha.

Dalam operasi yang dilakukan secara humanis dan mengedukasi warga agar waspada dengan penyebaran Covid-19, pihaknya juga mengingatkan warga yang mengunjungi pasar agar menjauhi kerumunan dan jangan berkumpul serta harus menggunakan masker.

“Selain itu anggota juga menyampaikan pesan agar senantiasi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta imbauan tentang jam buka usaha ditutup pada pukul 21:00 Wita,” tegas AKP Dartha.

(ste/kid)

Related posts