Manado, KOMENTAR.ID
Kabar dugaan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, kembali mencuat pada Senin (21/9/2026).
Informasi tersebut semakin menjadi perhatian setelah tiga kantor dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut disebut dipasangi stiker bertuliskan “Dalam Pengawasan KPK”.
Tiga kantor yang disebut dipasangi stiker tersebut yakni Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Kesehatan. Stiker itu mencantumkan tanggal 21 September 2026.
Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti perkara yang menjadi dasar pemasangan stiker tersebut.
KPK maupun Pemerintah Kabupaten Bolmut juga belum memberikan keterangan resmi mengenai kegiatan di sejumlah kantor pemerintahan tersebut.
Di tengah situasi itu, informasi mengenai dugaan OTT KPK di Bolmut turut beredar luas. Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut periode 2025–2030, disebut-sebut menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.
Namun demikian satu intelijen redaksi mengirim voice note bahwa Lasena ditangkap di Jakarta. Segera setelah itu Tim 2 dari KPK langsung turun ke Bolmut menggeledah sejumlah dokumen di Dinas Kesehatan.
“Benar dia kena OTT bersama sejumlah orang. Lalu tim 2 KPK ke Bolmut menggeledah kantor Dinkes,” demikian bunyi voice note sumber resmi, Senin siang. (kim)






