Sitaro, KOMENTAR.ID
Tinggal menghitung hari, musibah erupsi gunung Ruang di Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Siau, Tagulandang, Biaro (Sitaro), yang telah menimbulkan kerusakan hebat bagi ribuan rumah warga, akan membilang usia 1 tahun.
Ironisnya, meski hampir melewati periode 1 kalender, namun bantuan seng sebagaimana dijanjikan pemerintah baik provinsi maupun daerah, tak kunjung terealisasi.

Mirisnya lagi, sejumlah warga mengaku jika sampai saat ini belum ada kejelasan kapan bantuan tersebut akan mereka terima.
“Katanya pemerintah hadir untuk masyarakat, lantas kenapa sudah hampir setahun kami menderita akibat dampak dari erupsi gunung ruang, janji pemerintah akan memberi bantuan seng tak kunjung terealisasi,” sindir Ivon Bawotong, Senin (31/3/2025) sore.
Diungkapkannya lagi, warga (Terdampak bencana erupsi) selama ini sudah sangat menderita, apalagi ketika hujan turun, air masuk ke dalam rumah lewat lubang-lubang yang menganga di atap rumah.

Akan kondisi ini, ia meminta pemerintah daerah untuk sekali-sekali memosisikan diri sebagai warga yang terdampak, sehingga boleh merasakan betapa menderitanya mereka ketika musim penghujan datang.
“Sebetulnya, peralihan pemerintahan merupakan sebuah harapan baru bagi kami, mengingat pemerintahan lama nampak sangat tidak serius menuntaskan masalah ini, namun nyatanya sampai hari ini juga belum ada kejelasan bagi kami,” ungkapnya.
“Paling tidak, ada informasi kepada kami mengenai apa kendala sampai bantuan itu tak kunjung terealisasi, sejauh mana upaya pemerintah, bagaimana progresnya atau mungkin kapan kira-kira akan direalisasikan,” sambungnya.
Meski begitu, ia tetap berharap pemerintahan CHIKA-BERANI (Bupati Chyntia I Kalangit dan Wakil Bupati Heronimus Makainas) dapat segera merealisasikan apa yang menjadi harapan warga terdampak selama ini, mengingat salah satu faktor pendukung kekalahan rezim sebelumnya di Tagulandang pada Pilkada kemarin ialah kekecewaan masyarakat terhadap janji bantuan yang tak kunjung disalurkan.
“Jangan sampai tak ada kejelasannya bantuan ini memunculkan opini liar terhadap pemerintahan CHIKA-BERANI,” sebutnya.
Sekadar diketahui, sesaat setelah dilantik Februari kemarin, Bupati Chyntia I Kalangit bersama rombongan telah melakukan kunjungan ke BNPB, namun sejauh ini belum ada informasi jelas perihal kapan bantuan akan direalisasikan.
Meski begitu, beredar kabar jika pemerintah pusat bakal melakukan verifikasi ulang terhadap data yang telah diajukan sebelumnya.
[ein/kid]






