Minahasa, KOMENTAR.ID
Ibadah syukur dan selebrasi paskah Pemuda GMIM Rayon 1 Minahasa di Lapangan God Bless Park Tondano, berlangsung sukses. Ini ditandai dengan kehadiran ribuan pemuda GMIM yang berasal dari 94 jemaat dan 14 wilayah.
Padahal menggelar acara yang dijadwalkan sekitar pukul 06.00 Wita pada Kamis (20/04/2023) bukan pekerjaan gampang, apalagi para peserta ada yang berasal dari pantai timur Minahasa. Otomatis harus datang lebih awal ke Tondano.
Namun, ini bukang menjadi pengalang bagi pemuda GMIM Rayon 1 Minahasa datang mengikuti ibadah yang dipimpin Wakil Ketua Sinode GMIM Bidang Data Informatika dan Litbang Pnt Recky Montong MTh, yang dihadiri Bupati Royke Roring, Pnt Rio Dondokambey, Ketua KNPI Minahasa Rifky Roring, pejabat pemkab serta perwakilan Forkopimda Minahasa.
Sosok suksesnya kegiatan yang puncaknya ibadah syukur pemuda memperingati kebangkitan Tuhan Yesus, selebrasi, color fun dan door prize dan atraksi lainnya, tak lepas dari peran Ketua Tim Kerja Liony Leontin Mongi.

Ibu muda owner Tsunagu Japan Indonesia ini semenjak dipercayakan menjadi Ketua Tim Kerja (Panitia) langsung bergegas melakukan persiapan untuk suksesnya agenda para pemuda gereja ini dengan giat melakukan komunikasi dan sosialisasi.
Kepada Komentar.id di sela kegiatan di God Bless Park Jilly-sapaan akrabnya- mengatakan, semua itu terjadi atas kehendak dan penyertaan Tuhan Yesus. Juga kerja sama tim yang sudah bekerja keras, berupaya serta fokus.
“Pertama bersyukur kepada Tuhan Yesus sehingga kegiatan ini boleh terlaksana. Terima kasih kepada adik-adik pemuda, teman-teman tim kerja, pimpinan pemuda jemaat dan wilayah Rayon Minahasa 1 dan Sinode GMIM. Pemerintah daerah terutama Pak Bupati Royke Roring yang sudah berkenan hadir dan membuka kegiatan ini,” ujar wanita yang berpenampilan sederhana ini.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat positif dan wajib mendapatkan support. Sebab masa-masa pemuda gereja khususnya GMIM, sangat rentan terseret lingkungan dan pergaulan negatif.
“Sudah banyak contoh, terjerat pergaulan bebas, obat-obatan terlarang, kriminalitas berupa perkelahian antarkelompok, kampung dan sebagainya. Padahal masa depan gereja dan bangsa ada di pundak mereka. Nah, momen seperti ini jadi jembatan atau penghubung untuk lebih mengenal satu sama lainnya, dan merasa satu keluarga,” urainya.
Untuk itu, wanita yang mulai dielus tampil di ajang pesta demokrasi baik sebagai legislatif dan eksekutif tahun 2024 ini berharap, ke depan agenda seperti ini terus berkesinambunagn. “Dengan aktifnya generasi muda di kegiatan positif saya kira meminimalisir dari rayuan dan godaan pergaulan negatif,” imbuhnya.
Jilly sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berperan serta, sehingga kegiatan tersebut boleh terlaksana dengan baik. “Terima kasih semua teman-teman. Arigato gozaimasu,” Jilly mengakhiri percakapan.
(ste/kid)






