Hebat, Olly Perjuangkan Guru THL di Sulut Jadi ASN

Home » Hebat, Olly Perjuangkan Guru THL di Sulut Jadi ASN

Manado, KOMENTAR.ID

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengakui jumlah tenaga guru, khususnya guru ASN di daerah ini, masih kurang. Karenanya Olly mengharapkan dibukanya formasi bagi ASN guru.

“Kami sangat berharap agar THL-THL yang ada di kabupaten/kota baik guru SD, SMP, maupun SMA bisa diikutsertakan dalam program perekrutan guru,” ujar Gubernur Olly Dondokambey di hadapan Menpan RB Tjahjo Kumolo, di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Senin (12/4/2021).

Olly menyambut baik kunjungan kerja Menpan RB ke Sulut. Apalagi diketahui kunker dilakukan untuk mempercepat reformasi birokrasi di daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Bapak Menpan RB meskipun dalam kesibukan menyempatkan berkunjung ke Sulut,” kata Olly.

Olly menjelaskan bahwa pertemuan ini dilaksanakan untuk meningkatkan sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Disamping itu, Olly menjelaskan kepada Menpan RB bahwa dengan adanya tenaga pendidik maka kualitas pendidikan yang ada di Sulut, teristimewa di wilayah kepulauan dan perbatasan dapat terpenuhi.

“Dalam rangka meningkatkan pendidikan kita di daerah-daerah perbatasan apalagi di Talaud, Sangihe, Sitaro dan di Bolmong,” ungkapnya.

Di sisi lain Olly menjelaskan bahwa Sulut menjadi tempat yang strategis dalam rangka mensuplai kebutuhan tenaga kesehatan yang ada di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara.

Untuk itu juga Olly berharap pemerintah pusat membuka perekrutan ASN di bidang kesehatan.

Diketahui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo melakukan kunker dalam rangka percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi di Sulut.

“Saya diperintahkan paling lambat pertengahan tahun ini di tengah-tengah pandemi covid kami telah mempersiapkan semua terkait perencanaan,” terang Tjahjo.

Lanjutnya penyederhanaan birokrasi tersebut akan mempermudah tugas dan fungsi pemerintahan.

“Yang intinya membangun birokrasi yang lebih dinamis, mewujudkan profesionalisme ASN, fokus pada pekerjaan fungsional, percepatan sistem kerja dan mendorong efektivitas dan efesiensi kinerja,” bebernya sebagaimana dikutip dari link Humas Pemprov Sulut.

[kid/yha]


Leave a Reply

Your email address will not be published.