Tobelo, KOMENTAR.ID
Persoalan Pangkalan Minyak Tanah di Halmahera Utara (Halut) terus menjadi polemik yang menarik untuk disimak.
Apalagi polemik tersebut ada indikasi keterlibatan publik figur, atau pejabat yang notabenenya perpanjang lidah rakyat.
Namun berbeda dengan kejadian penangkapan salah-satu pemilik Pangkalan Minyak Tanah (PMT), akibat ada dugaan menjual minyak tanah ke pengusaha Bagang dengan harga miring yakni Rp 9500 per liter.
Terinformasi, Ibu paruh baya yang diketahui bernama Maimuna Lacimu itu ditahan aparat kepolisian Polsek Kao sekira pukul 18.00 Wita.
Menariknya, Maimuna belakangan diketahui memiliki ikatan dengan salah-satu Oknum Anggota DPRD Halut (Ibu Mertua), sebut saja Jumar Mafoloi.
Tak heran, Jumar adalah legislator yang dikenal senang melakukan terobosan dan sensasi dalam mengeluhi profesi publik figur atau wakil rakyat, sebab kemarin sempat diberitakan dirinya tidur dalam kegiatan Paripurna DPRD, kemudian melakukan intimidasi pemilik PMT.
Kapolsek Kao AKP Wira Arsyad saat dihubungi media ini, tidak menampik adanya informasi tersebut.
“Sementara kami dalami dulu Pak,” singkat Kapolsek Wira Arsyad Sabtu (21/6).
[Kid/rol]






