Disperindag Manado Acuhkan Program Pasar Murah, Fungsi Pengawasan Tidak Jalan

Manado, KOMENTAR.ID

Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Manado dinilai acuh tak acuh dengan Program Pasar Murah Pemkot Manado. Hal itu terpantau dengan tidak hadirnya Perwakilan dari Dinas Perindag pada kegiatan Pasar Murah tersebut.

Padahal program yang digagas Pemerintah Kota Manado, dalam hal ini Walikota dan Wakil Walikota Manado itu bekerjasama dengan Disperindag, BKSAUA serta Perumda Manado.

Contoh Pasar murah yang berlokasi di Masjid Arsyad Tahwil, Komo Luar Kecamatan Wenang, Jumat (07/3), tak satupun perwakilan dari Perindag Manado yang hadir, baik Kecamatan dan Kelurahan juga tak nampak saat itu.

Sebelumnya sempat diberitakan bahwa Camat Wenang tidak hadir dikarenakan tak mendapat informasi di kecamatan. Dengan begitu, fungsi pengawasan dari pihak terkait untuk menunjang program ini tidak jalan.

Aktivis pemerintahan Tery Umboh pun angkat suara mengenai hal itu. Menurut Umboh, sikap yang tidak pro tersebut harus mendapatkan evaluasi dari pemerintah.

“Harus ada evaluasi, karena bisa menjadi batu sandungan terhadap program dari pemerintah.

Tambah lagi ini kan program pro rakyat yang notabenenya menjadi tugas dari SKPD terkait,” ujar Umboh. Umboh sendiri sempat menyentil bahwa para pejabat hanya prioritaskan ketika pimpinan hadir.

“Apapun alasannya, pengawasan harus jalan. Jangan nanti Pak Walikota hadir baru Ikut-ikutan,” seru Umboh. Sampai berita ini diturunkan, Kepala Dinas Perindag Manado Hendrik Waroka belum berhasil dihubungi media ini.

Meski begitu, Umboh mengapresiasi semangat Pemerintah dalam hal pelayanan kepada masyarakat melalui program Pasar murah, yang sangat membantu warga dan masyarakat kota Manado.

[Kid/rol]

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts