Bupati Thungari Irup Harla Pancasila Sekaligus Pimpin Apel Kerja Perdana Jini 2026

Tahuna, KOMENTAR.ID

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menjadi inspektur upacara (Irup) pada peringatan Hari Lahir (Harla) Pancasila Tahun 2026, sekaligus juga dengan pelaksanaan apel kerja awal bulan Juni, Senin (01/06/2026), di halaman Rumah Jabatan Bupati.

Upacara diikuti pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Bupati Michael Thungari membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, yang menegaskan peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“” Dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menekankan peran Pancasila sebagai pemersatu bangsa sekaligus landasan terciptanya perdamaian dan keadilan di tengah berbagai tantangan global serta perkembangan teknologi yang semakin pesat,”ungkap Michael.

Michael turut mengurai jika Pancasila tetap menjadi bintang penuntun dan jangkar moral bangsa melalui semangat musyawarah, toleransi, dan kemanusiaan. Mari terus membangun Indonesia yang religius, bersatu, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dengan Pancasila sebagai pedoman pengabdian kepada bangsa dan negara,
.
Sementara dalam rangkaian apel kerja bulanan, Michael menyentil ukeberhasilan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.

Michael memberikan apresiasi atas kerja keras OPD dan semua pihak, sekaligus menekankan hal itu merupakan hasil komitmen, kerja sama, dan sinergi seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang tertib, akuntabel, dan bertanggung jawab.

Diakhir arahannya, Michael juga menyoroti persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung Serentak di 118 kampung, dan berharap tidak terjadi kekosongan kepemimpinan selama masa transisi berakhirnya masa jabatan kepala kampung.

“Saya minta perangkat daerah dan instansi terka segera menyiapkan ASN yang memiliki kapasitas, kompetensi, dan integritas untuk ditugaskan sebagai pejabat kepala kampung disertai pembinaan yang memadai dalam penyelenggaraan pemerintahan kampung,”ujarnya.

” Kita harus manfaatkan momentum ini demi membenahi tata kelola pemerintahan kampung agar semakin tertib, profesional, dan akuntabel,”pungkas Michael. (PeyKID}

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts