Manado, KOMENTAR.ID
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)kota Manado rupanya doyan mencari sensasi, atau berulah dalam melayani pelanggan dan masyarakat.Betapa tidak, instansi yang dimotori Kepala Badan (Kaban) Jefry Mongdong itu baru-baru ini menunjukkan sikap arogansi terhadap customer yang sedang mengurus administrasi.
Tidak hanya itu saja, oknum pegawai Bapenda Manado mengancam akan menggembosi ban kendaraan karena dinilai salah parkir.
“Saya seorang perempuan, kenapa dibentak-bentak hanya karena parkiran. Kalau memang ada parkiran khusus harusnya ditandai. Dia mengancam gembosi ban mobil. Pindah ato kita Kase kempes ini ban” kata customer dengan dialeg Manado mengutip kata-kata pegawai arogan itu.
Insiden yang terjadi, Kamis (05/02) sekira pukul 08:30 Wota itu sempat membuat heboh, hingga para pegawai keluar kantor di jam kerja karena mendengar keributan depan kantor.
Terpisah, Pengamat Politik Stenly Sendouw menegaskan bahwa instansi strategis seperti Bapenda Manado harusnya tidak memelihara pegawai arogan dalam lakukan pelayanan.
Menurutnya, sikap tersebut sangat bertolak belakang dengan semangat Pemerintah dalam menunjang program pro rakyat, termasuk memaksimalkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Ini preseden buruk bagi pemerintah, kasihan Pak Walikota yang sedang menjaga Marwah pelayanan guna peningkatan pendapatan daerah. Tambah lagi kan Bapenda adalah ujung tombak mendongkrak PAD, sikap itu sama saja menampar wajah Pak Walikota dan Wakil Walikota Manado. Perlu ada evaluasi,” seru Ketua Ketua Umum Ormas Adat Brigade Nusa Utara itu.
Meski begitu, Kaban Jefry Mongdong saat dikonfirmasi wartawan, meminta maaf atas sikap oknum pegawai yang telah membentak dan berkata kasar terhadap customer.
“Saya minta maaf kalau sudah kasar kepada customer. Tapi memang sudah tugas mereka kalau ada salah parkir. Kalau memang terbukti ada yang mengeluarkan pernyataan mengempeskan ban mobil, saya sikat,” kunci Mongdong.
[kid/rol]






