Tomohon , KOMENTAR.ID – Dugaan pencemaran udara di Kakaskasen II Kota Tomohon, sekitar 200 meter dari lokasi ke arah rumah pribadi Walikota Tomohon.
Hal itu didorong oleh berbagai aktivitas peternakan terlebih selama musim kemarau ini, sejumlah Peternakan Ayam dan Babi di lokasi sebelum adanya pemukiman warga.
Kepala Lingkungan Vincentius Anes ketika ditemui sejumlah media massa di rumahnya, Minggu (13/9/2026) malam, terkait dugaan polusi udara di Kelurahan Kakaskasen Dua Kota Tomohon.
Bahwa dugaan polusi udara ini sudah berlangsung sejak lama sebagaimana dikatakan Kepala Lingkungan kepada pers yang menemuinya.
Ditambahkan lagi bahwa keberadaan sejumlah Peternakan Ayam dan Babi di lokasi telah berada jauh sebelum adanya pemukiman warga.
Kepala Lingkungan setempat telah mencari jalan keluar dengan mempertemukan kedua belah pihak yakni pemilik peternakan dan para warga setempat ,namun masih menemui jalan buntu.
Persoalan ini bahkan telah sampai ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tomohon tapi masih belum ada titik terang.
Dugaan polusi udara ini juga telah mencapai rumah pribadi Walikota Tomohon namun pers belum menemui Pak Wali untuk konfirmasi masalah ini.
Seperti diketahui lokasi peternakan dengan rumah pribadi Walikota Tomohon berjarak cukup dekat apakah mungkin Pak Wali tidak mengetahuinya?.
Sementara menurut Kepala Lingkungan setempat bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan lagi pertemuan di Kecamatan dengan para pihak baik pemilik peternakan, warga dan beberapa tempat peristirahatan yang disewakan kepada umum untuk mencari solusi terkait aktifitas peternakan diduga sebabkan adanya pencemaran udara.
Kondisi ini bukan lagi sekadar fenomena musiman, melainkan sinyal darurat yang harus dijawab dengan tegas dari semua pihak. (Serly)






