Perawan Siswi SMA Dibobol Remaja Banjer

0
601
ISTIMEWA/ILUSTRASI

Manado, KOMENTAR.ID


Tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kota Manado.


Kali ini korbanya sebut saja Layla yang masih berusia 15 tahun, salah satu warga di Kecamatan Malalayang. Sedangkan pelakunya yakni SM alias Sahlan yang usianya setahun lebih muda dari Layla. Pelaku adalah warga Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala.


Kejadian ini sendiri terjadi di Kelurahan Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang, Senin (25/1/21) lalu, namun baru dilaporkan Rabu (27/1/21).


Informasi diperoleh, awalnya perbuatan tersebut itu terbongkar setelah orang tua korban melihat tingkah laku anaknya yang mulai berubah. 


Dari situlah ayah korban ini mulai mengintrogasi korban yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA) ini. 


Di mana atas pengakuan korban kepada orang tuanya sekitar pukul 10.00 Wita, Senin (25/1/21), pelaku menghubungi korban dan mengajak korban untuk datang ke rumah pelaku dengan mengunakan ojek online. 


Saat berada di tempat kejadian perkara (TKP), sekitar pukul 18.00 Wita, kakak pelaku keluar rumah. Karena suasana yang saat itu sunyi, pelaku kemudian mengajak korban masuk ke dalam kamar. 


Lelaki bejat ini mulai merayu korban untuk berhubungan badan layaknya suami istri. Ajakan itu sempat ditolak oleh korban. 


Namun, pelaku terus membujuk dan berjanji akan bertanggung jawab apabila terjadi sesuatu. Termakan rayuan maut pelaku, keperawanan korban pun saat itu juga hilang direnggut pelaku. 


Mendengar cerita tersebut, orang tua yang geram dengan perbuatan yang dilakukan pelaku terhadap anaknya, ayah korban pun melaporkan peristiwa itu ke pihak berwajib.


Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Tommy Aruan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan itu. 


“Kami sudah menerima laporan dari pihak korban dan sudah dilakukan visum. Kasusnya masih dalam proses pemeriksaan oleh unit perlindungan perempuan dan anak,” ujar mantan Kapolsek Sario itu.



(kid/jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here