Omzet Togel Rp150 Juta Sehari, Vinsen Ternyata Pekerjakan 8 Anak Buah

0
193

Ilustrasi judi togel. Foto: Istimewa

Manado, KOMENTAR.ID 
Aktivitas judi toto gelap alias togel di Sulawesi Utara (Sulut) masih marak. Di Kota Tomohon misalnya, judi togel yang dikendalikan bandar V alias Vinsen masih terus berlangsung.
Kendati sudah beberapa bulan belakangan ini beroperasi, Vinsen belum terjamah tangan aparat. 
Sebagaimana informasi yang beredar, Vinsen memiliki omzet yang cukup besar di Kota Tomohon. Tiap hari uang yang dihasilkan dari bisnis ilegal tersebut mencapai Rp100 juta hingga Rp150 juta. Dalam menjalankan bisnis itu pula, Vinsen yang disebut-sebut pengusaha dari luar Sulut dibantu beberapa kaki tangan.
Mereka berinisial F alias Fen, R alias Rol, M alias Mem, J alias Jim, F alias Fer, D alias Do, P alias Pure, serta S alias Seke. 
“Dari semuanya ini, ada penanggung jawab berinisial N alias Novri.” beber sumber resmi yang meminta namanya tidak dipublikasi, Senin (23/11/2020).
Maraknya aktivitas judi togel di Tomohon mendapat tanggapan dari aktivis Risat Sanger SH. Dia meminta penegak hukum untuk menindak pelaku judi kupon di Sulut, tak terkecuali di Kota Tomohon.
“Seharusnya aparat melakukan penindakan kepada mereka. Jangan hanya tangkap pengecernya, yang hanya mengelabui permainan di lapangan aja,” kata Risat.
“Aparat penegak hukum harus mengambil sikap dan komitmen dalam melakukan tindakan tegas kepada para bandar togel yang masih melawan perintah tegas kepolisian,” sebutnya.
Sebab menurut Risat, maraknya aktivitas judi togel bisa mencoreng nama baik kepolisian. 
“Segera lakukan penindakan. Jangan hanya karena togel oknum pejabat utama Polda Sulut dan jajaran Polres merusak prestasi Polda Sulut,” tandasnya.
Diketahui, selain Vinsen, judi togel juga dikendalikan bandar berinisial RL alias Ricko. Jika ko Vinsen mengendalikan judi kupon di sebagian besar wilayah Tomohon, bandar RL menguasai judi togel di Tombariri. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here