Tahuna, KOMENTAR.ID
Suasana Malam Takbiran dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kepulauan Sangihe, berlangsung meriah dan khidmad, Jumat (20/03/2026).

Konvoi mengambil start di halaman Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe ini diikuti ribuan umat Muslim yang kenggunakan berbagai jenis kendaraan.
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari tidak hanya melepas konvoi, tapi ikut membaur dengan peserta takbiran menggunakan kendaraan roda dua
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Cherry Thungari Soeyoenus, juga ikut naik motor di bonceng Bupati.
Kehadiran Michael dan Cherry dalam barisan konvoi langsung menarik perhatian masyarakat, termasuk para kawula muda pengguna roda dua, mereka terlihat begitu bersemangat saat mengetahui Bupati dan Ketua PKK Milenial ini bergabung mengikuti pawai malam takbiran.
“Ternyata ada Pak Bupati Michael dan Ibu Cherry ikut pakai motor,”ujar beberapa warga Kelurahan Soataloara II Tahuna, saat konvoi Takbiran lewat
Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan, takbiran merupakan simbol perjalanan spiritual umat Muslim setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan.
“Takbiran juga merupakan tradisi Umat Islam mengumandangkan Takbir pada malam menjelang hari raya Idul Fitri, setelah sebulan penuh menempa diri di bulan Ramadan menuju kemenangan yang hakiki,”ungkap Michael.
Takbiran juga kata Michael, warisan nilai-nilai Islam yang hidup dalam budaya masyarakat, seperti kesederhanaan, kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama.
“Gema takbir yang dikumandangkan pada malam ini seharusnya juga menggugah hati masyarakat untuk mengingat saudara-saudara yang sedang mengalami kesulitan hidup,” kata Michael.
“Lewat kemenangan akan lebih menumbuhkan rasa berbagi kasih, perhatian, dan kepedulian kepada sesama. Inilah esensi Idul Fitri, kembali kepada fitrah, kembali kepada kemanusiaan, dan kembali pada panggilan untuk saling mengasihi,”tambahnya.
Bagi kawula muda yang paling eksis mengikuti takbiran, Michael tak lupa mengajak untuk menjadikan pawai takbiran sebagai ruang pembelajaran nilai-nilai kehidupan, tidak hanya melantunkan takbir dengan suara, tetapi juga mewujudkannya dalam sikap hidup seperti kejujuran, kerja keras, menjaga persatuan, serta membangun daerah.
Turut hadir, Kapolres Sangihe AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., Komandan Lanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, M.Tr.Hanla., Letkol Laut (P) Yan Sembiring, Dandim 1301/Sangihe, serta perwakilan dari Kejaksaan dan Pengadilan Tahuna dan Ketua Umum Sinode GMIST Pdt. Welman Boba.{PeyKID}






