Persaingan Sekda, Pasandaran Vs Izaak Atau Pejabat Provinsi ?

Tahuna, KOMENTAR.ID

Juni mendatang Sangihe akan ada Sekretaris Daerah (Sekda) baru, menyusul Sekda Melanchton Harry Wolff telah memasuki masa purna bakti atau pensiun dari ASN.

Isu persaingan Sekda ini sebetulnya sudah mencuat pada pertengahan tahun 2025, dimana beredar nama Kepala Bapelitbang Sangihe, Ronald Izaak dan Kadis Kesehatan Sangihe, Handry Pasandaran sebagai kandidat kuat pengganti Harry Wolff.

Kini persaingan Ronald vs Handry ini semakin menghangat jelang tiga bulan terakhir, apalagi dalam beberapa kali pertemuan atau rapat resmi OPD, Sekda Harry Wolff kerab menyentil nama Ronald dan Handry sebagai calon kuat Sekda.

Tidak hanya itu, isu persaingan Sekda ini juga telah melebar hingga di kalangan ASN, bahkan di kalangan pejabat eselon dua dan eselon tiga mulai terbentuk kubu-kubuan, ada yang mendukung Ronald dan ada yang mendukung Handry.

“Benar saat ini so lebih jelas terlihat ada pejabat yang pro pak Ronald Izaak dan yang pro pak Handry Pasandaran,” kata salah satu pejabat yang meminta namanya dirahasiakan.

Dikalangan ring satu Bupati Michael Thungari, nama Ronald dan Handry juga ikut mengkristal, karena konon baik Ronald maupun Handry sama-sama sosok calon Sekda yang masuk dalam radar Bupati Michael Thungari.

“Memang kami dengar nama pak Ronald dan pak Handry calon Sekda, kami sendiri sulit menjagokan siapa, keduanya sama-sama punya kemampuan dan masuk radar pak Bupati. Tinggal melihat hasil seleksi nanti,” ujar sumber terpercaya ring satu Bupati.

Yang menarik, siapa sosok baru Sekda Sangihe, ternyata menarik perhatian pejabat pusat yang juga mantan Penjabat Bupati Sangihe, Albert Wounde.

Dalam bagian buah pikirannya yang diunggah di media sosial FB, Albert
menyebut Sekda ideal bagi Sangihe adalah figur yang mampu memadukan sistem dan rasa, menguatkan aturan tanpa kehilangan empati serta menegakkan disiplin tanpa kehilangan kebijaksanaan.

Albert menyebut mekanisme seleksi akan berjalan sesuai ketentuan, namun sebagai bagian dari perjalanan pemerintahan daerah, mantan Kepala Biro Hukum Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Tata Laksana pada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Pusat ini, menegaskan jika jabatan Sekda menyangkut fondasi. Fondasi yang kokoh akan menopang bangunan. Fondasi yang lemah akan meretakkan struktur.

“Kita semua tentu berharap Sangihe melangkah maju dengan stabilitas, profesionalisme, dan kesatuan energi. Itu hanya mungkin jika birokrasi dipimpin oleh figur yang menjadikan jabatan sebagai pengabdian, bukan sebagai posisi,” tegasnya.

“Karena pada akhirnya, Sekretaris Daerah bukan hanya soal siapa yang terpilih. Dia adalah tentang arah birokrasi. Ia adalah tentang kualitas pelayanan. Ia adalah tentang kepercayaan publik,” sambung Albert.

Muncul pertanyaan, terlepas kualitas birokrat Ronald maupun Handry yang tidak setitik pun diragukan, bahkan telah mendapat pengakuan berbagai komponen di perbatasan, ada kemungkinan kedua andalan putra daerah ini (Ronald – Handry) dapat tersingkir sebagai Sekda Sangihe.

Pengalaman empiris telah membuktikan jika sosok sekda Kabupaten Kepulauan Sangihe pernah kehilangan sentuhan putra daerah ketika dua sekda sebelumnya terkesan di ‘intervensi’ Pemprov Sulut, di era Gubernur Olly Dondokambey pernah mengutus pejabat Pemprov Sulut menjabat Sekda Sangihe.

Bukannya menghembus aroma diskriminasi dengan menolak non putra daerah, atau menolak ‘intervensi’, namun putra daerah juga jangan diabaikan dalam jabatan birokrasi tertinggi, apalagi di era Bupati Jabes Gaghana, Pemkab Sangihe untuk kali pertama sukses melakukan seleksi Sekda tanpa ada calon titipan dari provinsi.

Kesimpulan, kembali ke konsistensi Pemkab Sangihe, apakah Bupati Michael Thungari dan DPRD Sangihe punya keinginan atau memiliki nyali mempertahankan eksisten sekda putra daerah, atau mungkin saja Bupati dan DPRD kembali ‘terjebak’ pada pola lama, mengusul lagi pejabat titipan luar demi untuk menyenangkan pihak yang berpengaruh. {PeyKID}

Update Berita dan Artikel KOMENTAR.ID menarik lainnya di Google News.

Related posts