Tahuna, KOMENTAR.ID
Kampung Petta Kecamatan Tabukan Utara termasuk kampung moderen mengingat statusnya sebagai pusat perdagangan yang sangat ramai di Kepulauan Sangihe setelah Ibukota Sangihe, Kota Tahuna.
Sayangnya, penataan pusat perdagangan terbesar di wilayah Tabukan Raya itu terlalu diabaikan, sehingga terlihat semrawut, terutama para pedagang kaki lima yang seenaknya berjualan di sisi badan jalan, dan sangat mengganggu kelancaran lalulintas serta mencederai estetika pusat perdagangan yang juga terkenal sebagai pusat perdagangan barang-barang asal negara tetangga Filipina.
“Memang Petta termasuk kota kecil, tapi disini jadi pusat perdagangan terbesar setelah kota Tahuna, sangat disesalkan jika kondisi kota Petta terus semrawut, seperti tidak ada pemerintah yang mengatur dan bertanggung jawab menata keindahannya,”ungkap beberapa warga Petta
Warga juga menyayangkan kondisi pusat perbelanjaan Petta ini, padahal kampung Petta juga termasuk kampung istimewa, karena merupakan kampung halaman tempat Bupati Sangihe, Michael Thungari dibesarkan, serta tempat domisili sejumlah anggota DPRD Sangihe
“Semoga Pak Bupati dan Bapak-bapak anggota dewan dapat mengetahui hal ini dan segera ada tindak lanjut untuk penataan pusat dagang Petta agar terlihat lebih berwibawa,”ujar warga lainnya.
“Sebetulnya masih ada lahan kosong eks pasar Petta di pusat dagang Petta, yang justru cuma jadi lahan parkir kendaraan, kami minta para pedagang kaki lima bisa ditempatkan disitu,” tambah warga.
Diketahui, Kampung Petta sering jadi pusat perhatian publik, baik warga Sangihe maupun tamu luar Sangihe yang kerab berbelanja aksesoris dan barang asal Filipina, dan Petta sebagai pusat perdagangan juga memilki dermaga pelabuhan teramai setelah pelabuhan Tahuna, termasuk jarak Petta juga sangat dekat dengan Bandara Naha.
Kampung Petta juga merupakan cikal bakal pusat perdagangan yang diprediski mampu melampaui perputaran ekonomi Kota Tahuna, ketika rencana daerah otonomi baru Kota Tahuna terbentuk dan Ibukota Kabupaten Sangihe pindah ke wilayah Tabukan Utara. {PeyKID}






